Arus Balik Masih Tinggi, Polres Lampung Tengah Tahan Operasional Truk  hingga 29 Maret 2026

- Penulis

Sabtu, 28 Maret 2026 - 03:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kepadatan arus balik pasca Idul Fitri 1447 H masih menjadi perhatian utama jajaran Polres Lampung Tengah. Melihat tingginya volume kendaraan yang mengarah ke Pelabuhan Bakauheni dan jalur lintas tengah, kepolisian memperketat pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang.

Pada Kamis malam (26/3), personel Satuan Lalu Lintas melakukan penyekatan di Jalan Lintas Tengah Sumatera, Yukum Jaya, Terbanggi Besar. Fokus utama pengendalian adalah kendaraan angkutan barang bersumbu tiga ke atas, seperti truk tronton, mixer, wingbox, dan kendaraan berat lain yang berpotensi memperlambat laju arus balik.

Dalam kegiatan tersebut, truk yang kedapatan masih beroperasi diberhentikan dan pengemudi diberikan imbauan secara persuasif agar menunda perjalanan hingga 29 Maret 2026, sesuai regulasi pembatasan operasional angkutan barang selama masa arus balik.

Kendaraan yang tidak memenuhi ketentuan juga diarahkan masuk ke kantong-kantong parkir terdekat sampai kondisi lalu lintas kembali stabil.

Kapolres Lampung Tengah AKBP Charles Pandapotan Tampubolon, melalui Kasat Lantas AKP Glend Felix, menegaskan bahwa pembatasan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat.

“Volume kendaraan arus balik masih cukup tinggi. Untuk itu kami mengimbau seluruh pengemudi truk bersumbu tiga atau lebih agar tidak melintas hingga 29 Maret 2026 demi kelancaran bersama,” ujarnya.

Melalui penertiban ini, Polres Lampung Tengah berharap arus balik dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan yang masih dalam perjalanan menuju tempat tinggal masing-masing.

 

Mudik Aman, Keluarga Bahagia.

Sumber: (Humas LT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan
‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:31 WIB

‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:28 WIB

‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil

Berita Terbaru