Kompas1.id
KUNINGAN, 3 JUNI 2026 — Keseharian warga Dusun Cipicung, Desa Pada urip Salajambe, Kabupaten Kuningan, masih terhambat oleh kondisi jalan yang kurang baik. Upaya penambalan telah dilakukan secara mandiri oleh warga setempat, DIDING RUSTANDI, selama hampir empat tahun, namun bantuan dari pihak desa belum kunjung terealisasi.
Diding Rustandi, yang telah gigih bekerja sendiri, mengungkapkan bahwa penambalan jalan ini hanya bantuan dari masyarakat sekitar. Dana untuk membeli semen dikumpulkan melalui program “buka arisan” yang diinisiasi oleh warga RT 06, 05, dan 04. Setiap orang dalam RT tersebut menyumbangkan Rp10.000 untuk membeli semen. Selain itu, warga juga rela menyumbangkan pasir yang ada di depan rumah masing-masing untuk mendukung pekerjaan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, ketika ditanya apakah ada bantuan dari pihak desa, Diding Rustandi menjawab dengan nada kecewa, “Tidak ada yang membantu.”
Kondisi jalan yang kurang memadai ini bukan hanya mengganggu mobilitas warga, tetapi juga berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Upaya kolektif yang dilakukan oleh warga menunjukkan kepedulian mereka terhadap lingkungan hidup, namun jelas diperlukan perhatian dan dukungan yang lebih besar dari instansi terkait, terutama Pemerintah Desa Padaurip untuk menyelesaikan masalah infrastruktur ini secara optimal.
Reporter: Adang jabar














