FORMAS Tolak Pengadaan Mobil Dinas Bupati Rp2,6 Miliar di Tengah Pascabanjir Aceh Singkil

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Ahmad Fadil Lauser Melayu ketua Forum Mahasiswa Aceh Singkil menjelaskan Rencana pengadaan mobil dinas baru untuk Bupati Aceh Singkil dengan nilai anggaran mencapai Rp2,6 miliar menuai penolakan keras dari Forum Mahasiswa Aceh Singkil (FORMAS). Penolakan ini menguat karena kebijakan tersebut muncul di saat daerah masih berada dalam fase pemulihan pascabencana banjir.

‎Ketua FORMAS, Ahmad Fadil Lauser Melayu, menilai langkah pemerintah daerah mengalokasikan anggaran miliaran rupiah untuk kendaraan dinas sebagai potret kebijakan yang kehilangan kepekaan sosial. Di banyak desa, warga masih berjuang memperbaiki rumah, sawah, dan fasilitas umum yang rusak.

‎Menurut Ahmad Fadil Lauser Melayu , angka Rp2,6 miliar bukan sekadar persoalan administrasi anggaran, tetapi simbol dari orientasi kekuasaan yang lebih mengutamakan kenyamanan elite dibanding keselamatan dan kesejahteraan rakyat. Ketika masyarakat masih membersihkan lumpur dan menata kembali kehidupan yang porak-poranda, negara lokal justru sibuk merancang fasilitas baru bagi pejabatnya.

‎Ahmad Fadil Lauser Melayu menegaskan bahwa anggaran daerah seharusnya difokuskan pada pemulihan pascabencana perbaikan infrastruktur dasar, pemulihan ekonomi rakyat, serta jaminan kesehatan dan pendidikan bagi korban banjir. Mengalihkan dana sebesar itu untuk mobil dinas dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap rasa keadilan sosial.

‎Atas dasar itu, kami Dari Forum Mahasiswa Aceh Singkil mendesak DPRK Aceh Singkil agar berani mencoret pos anggaran pengadaan mobil dinas bupati dari pembahasan APBK 2026. DPRK diminta tidak menjadi bagian dari politik anggaran yang boros dan tidak sensitif terhadap penderitaan masyarakat.

‎Ahmad Fadil Lauser Melayu Selaku Ketua Formas menyatakan akan terus mengawal proses pembahasan anggaran dan membangun konsolidasi dengan mahasiswa, pemuda, serta organisasi rakyat lainnya agar kebijakan publik di Aceh Singkil benar-benar berpihak pada pemulihan korban banjir dan kepentingan rakyat banyak, bukan pada kemewahan segelintir elite birokrasi.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Dewan Pimpinan Pusat Barisan Intelektual Muda Tanah Rencong (DPP BEM-TR) Jalin Silaturahmi Dengan Kapolres Aceh Singkil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru