
Kompas 1 id
SUBULUSSALAM — Cara Wali Kota Subulussalam H. Rasyid Bancin (HRB) memperkenalkan dan mengangkat nama daerah terbilang unik dan penuh makna. Alih-alih menghabiskan anggaran daerah dengan menyewa tokoh terkenal atau influencer untuk datang ke Subulussalam, kali ini beliau justru mendatangi langsung sosok yang dirasa tepat untuk mengangkat nilai luhur warisan budaya setempat.
Dalam rangka menjelang pelaksanaan Seminar Nasional Hamzah Fansyuri, Wali Kota mendatangi Ahmad Dhani, musisi yang dikenal luas masyarakat dan dikenal menaruh perhatian besar pada nilai-nilai kesufian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Dhani menuangkan semangat dan kedalaman makna ke dalam karya-karyanya, di antaranya lagu Laskar Cinta, Satu, dan Jika Surga dan Neraka Tidak Pernah Ada — lagu-lagu yang sarat pesan spiritual dan kerohanian.
Pada pertemuan tersebut, Wali Kota secara langsung mengundang Bang Ahmad Dhani untuk hadir dalam Seminar Nasional Hamzah Fansyuri yang akan digelar di Kota Subulussalam.
“Kami memohon doa dari seluruh elemen masyarakat Kota Subulussalam, semoga Bang Ahmad Dhani berkenan hadir dalam acara seminar tersebut,” ujar Wali Kota.
Langkah ini, menurut HRB, merupakan upaya sungguh-sungguh untuk mengangkat kembali nama besar ulama sufi legendaris asal Negeri Sada Kata, Hamzah Fansyuri, agar kembali diingat dan dikenal luas sebagai ikon kebanggaan Negeri Meutuah di tingkat nasional.
Pendekatan yang dilakukan ini dinilai lebih bermakna: tidak sekadar mempromosikan nama daerah, melainkan memperkenalkan warisan intelektual dan spiritual yang menjadi identitas sejati Kota Subulussalam.
Reporter/Ramona










