
Kompas 1 id
SUBULUSSALAM — Babak baru MTQ Kota Subulussalam resmi dimulai. Melalui musyawarah dan mufakat pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Subulussalam, Kamis (10/9/2026), Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Subulussalam dan STIT Darurrahmah Sepadan resmi ditetapkan sebagai kafilah peserta MTQ X Kota Subulussalam. Keputusan penting itu diambil dalam rapat pukul 16.00 WIB di Ruang Rapat Pendopo Walikota Subulussalam yang dihadiri seluruh pengurus LPTQ.
Rapat tersebut dibuka langsung Ketua LPTQ Kota Subulussalam, Jaminuddin. B, S.PdI.,M.Si. Penetapan dua kafilah baru ini sekaligus mengubah peta kekuatan MTQ Kota Subulussalam. Setelah selama kurang lebih delapan tahun hanya berkutat pada enam kafilah, kini jumlah peserta resmi bertambah menjadi delapan kafilah. LPTQ menilai penambahan ini bukan sekadar perubahan angka, tetapi langkah strategis untuk membuka ruang yang lebih luas bagi lahirnya generasi Qur’ani baru.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Delapan kafilah menjadi momentum baru, gagasan baru, wajah baru, sekaligus energi baru bagi perkembangan Al Qur’an di Kota Subulussalam. Semakin banyak kafilah, semakin besar pula peluang para qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah, serta generasi Qur’ani lainnya untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan terbaik mereka. Pada MTQ X Kota Subulussalam terdapat 56 cabang lomba putra dan putri, dan seluruh kafilah memiliki kesempatan mengisi cabang-cabang tersebut sepanjang memiliki potensi dan peserta yang memenuhi ketentuan.
Wakil Ketua LPTQ Kota Subulussalam, H. Zakirun Alves, M.Ag menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas pembinaan dan kompetisi Al Qur’an di Kota Subulussalam. Menurutnya, dengan delapan kafilah, potensi yang selama ini mungkin belum tersentuh dapat diberikan panggung yang lebih besar. H. Zakirun mengatakan MTQ tidak boleh berhenti pada rutinitas tahunan, tetapi harus menjadi mesin regenerasi dan pembinaan kader Qur’ani secara berkelanjutan.
Dengan keputusan tersebut, MTQ X Kota Subulussalam memasuki era baru: dari enam menjadi delapan kafilah. Dua nama baru—Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 dan STIT Darurrahmah Sepadan—kini memiliki ruang yang sama untuk menunjukkan potensi terbaiknya di panggung MTQ. LPTQ berharap penambahan kafilah ini tidak hanya membuat persaingan semakin sehat dan kompetitif, tetapi juga melahirkan lebih banyak juara, memperkuat pembinaan, serta memastikan regenerasi insan Qur’ani Kota Subulussalam terus tumbuh dan berkembang dari tahun ke tahun tutup Zakirun.
Reporter kompas 1 ,d
Ramona










