Izin Diklaim Lengkap, Dokumen Tak Ditunjukkan: Kinerja KSOP Bitung Dipertanyakan, Kasus Pemotongan Kapal “SALVAGE” Jadi Sorotan.

- Penulis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id BITUNG 

Pernyataan Kepala KSOP Kelas I Bitung, Yefri Meidison, terkait legalitas pemotongan kapal PT Delta Multi Metal Perkasa (PT DMMP) kembali dipertanyakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, Yefri menyebut kegiatan tersebut telah memiliki izin dari kementerian sehingga KSOP tidak dapat menghentikannya. Hal serupa juga disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP), di mana KSOP mengklaim perizinan PT DMMP sudah lengkap.

Namun, saat peninjauan lapangan pada Rabu, 19 Agustus 2026, dokumen yang diklaim lengkap tidak ditunjukkan kepada tim gabungan yang terdiri dari DPRD Bitung, TNI AL, DLH, KSOP, Polres Bitung, Camat Aertembaga, dan masyarakat dan juga Wartawan dari beberapa awak media turut hadir menyaksikan langsung, sekaligus peliputan di Lokasi Tempat Scraping Kapal tersebut.

Hal ini memunculkan pertanyaan: jika izin lengkap, mengapa tidak dapat ditunjukkan di lapangan.?

Informasi lain menyebut izin yang digunakan adalah salvage, bukan izin khusus ship breaking atau pemotongan kapal menjadi besi tua.

“Salvage Bukan Otomatis Ship Breaking.

“Aktivis Nando Lengkong menegaskan salvage adalah pekerjaan pertolongan kapal atau muatan yang mengalami kecelakaan atau bahaya di laut, termasuk pengangkatan bangkai kapal.

Baca Juga:  Suasana Aceh Singkil Mulai Mendidih Pihak Korporasi di Nilai Kebal Hukum

Meski dalam prosesnya bisa melibatkan pemotongan kapal, Nando menekankan bahwa itu tidak otomatis berarti ship breaking.

“Salvage untuk pertolongan atau menghilangkan bahaya pelayaran, sedangkan ship breaking adalah pembongkaran kapal untuk diambil materialnya,” ujarnya.

KSOP Diminta Transparan

Fungsi pengawasan KSOP Bitung pun dipertanyakan. Sebagai otoritas pelabuhan, KSOP seharusnya dapat menjelaskan secara terbuka jenis izin, ruang lingkup, dan kesesuaiannya dengan aktivitas di lapangan.

Apalagi ditemukan aktivitas pemotongan kapal langsung di atas air yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.

Pertanyaan publik pun mengerucut: izin apa yang sebenarnya digunakan dan apakah sesuai dengan kegiatan PT DMMP?

Desakan Evaluasi KSOP

“Aktivis Robby Supit menilai KSOP perlu dievaluasi dan di Copot .

“Tidak pantas pimpinan KSOP menyampaikan informasi yang tidak benar kepada publik dan DPRD. Ini harus dievaluasi bahkan dicopot,” tegasnya.

Ia meminta Kementerian Perhubungan turun tangan memastikan transparansi dan kebenaran perizinan.

Kasus ini kini bukan hanya soal pemotongan kapal, tetapi juga menyangkut kredibilitas pengawasan negara di pelabuhan.

(Noval/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru