Kompas. 1. Id.
Pemerintah Desa Tenjolaya berkolaborasi dengan Universitas Pasundan ( Unpas) dalam menyelenggarakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang mencakup tiga bidang penting, yaitu hukum pidana, ekonomi, dan kesehatan. Sabtu ( 26/9/26).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan diikuti oleh unsur pemdes, (BPD), kader, serta masyarakat, Kehadiran berbagai unsur masyarakat diharapkan dapat memperluas pemahaman dan mendorong terciptanya lingkungan desa yang lebih tertib, sehat, produktif, dan memiliki kesadaran hukum.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyuluhan bidang hukum pidana, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk tindak pidana yang sering terjadi di lingkungan masyarakat, termasuk kekerasan, pencurian, penipuan, penganiayaan, penyalahgunaan narkotika, perundungan, serta tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Selain itu, peserta juga dijelaskan mengenai pentingnya mencegah konflik, menyelesaikan persoalan secara bijaksana, serta menempuh jalur hukum apabila terjadi permasalahan yang tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan.
Materi hukum juga menekankan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman. Warga diingatkan agar tidak main hakim sendiri ketika menghadapi persoalan, melainkan melaporkan kejadian kepada pihak yang berwenang. Pemahaman tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui hak dan kewajibannya, sekaligus menghindari tindakan yang berpotensi melanggar hukum.
Selain hukum pidana turut membahas aspek hukum yang berkaitan dengan kehidupan ekonomi , kesehatan di masyarakat, Pemahaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat sebagai edukasi.
Bidang kesehatan Unpas menghadirkan dokter serta tim kesehatan dari UNPAS untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma kepada warga. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, berat badan, konsultasi kesehatan, serta pemeriksaan mata dan gigi serta pemeriksaan lainnya sesuai kebutuhan peserta.
Unpas berupaya menjangkau lebih banyak warga yang selama ini jarang melakukan pemeriksaan kesehatan rutin. , sehingga kehadiran layanan seperti ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku kesehatan di masyarakat.
Sementara itu Pemdes Tenjolaya terus memberikan pendampingan terhadap masyarakat yang mengikuti penyuluhan.
Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Somantri, S.H., S.Ip menyatakan bahwa kolaborasi dengan Unpas ini merupakan bagian dari komitmen pemdes dalam memperkuat kapasitas masyarakat.
“Kami ingin warga tidak hanya tahu aturan hukum, tetapi juga paham cara mengakses layanan kesehatan yang layak. Dengan pendampingan seperti ini, diharapkan masyarakat lebih mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Di sisi kesehatan, kegiatan ini mendukung program nasional pencegahan stunting dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
Ismawanto menambahkan ” Para peserta juga diingatkan agar tidak mengabaikan gejala penyakit dan segera memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan yang tersedia. Peran kader kesehatan, posyandu, keluarga, serta lingkungan sekitar sangat diperlukan dalam mendeteksi berbagai masalah kesehatan sejak dini.” Tegasnya.
Ismawanto Somantri apresiasi kepada Unpas yang telah bersedia berkolaborasi dan memberikan edukasi kepada warga. Menurutnya, penyuluhan tersebut sangat penting karena masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kapasitas, pengetahuan, dan kesadaran dalam berbagai bidang.
Direktur Pasca Sarjana Unpas , Prof. Dr. H. Bambang Heru Purwanto. M.S , menyampaikan bahwa kegiatan penyuluhan merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Pengetahuan akademik yang dimiliki para dosen dan mahasiswa diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung, khususnya dalam membantu masyarakat memahami persoalan hukum, ekonomi, dan kesehatan.
Pihak Unpas






