Kompas1,id
SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. M. Rasyid, bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan Detik-Detik Proklamasi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kota Subulussalam. Upacara berlangsung khidmat di Lapangan Sada Kata, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Subulussalam, Senin (17/8/2026).
Mengawali jalannya upacara, Siti Arniman membacakan susunan petugas upacara detik-detik Proklamasi. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wali Kota Subulussalam H. M. Rasyid; Perwira Upacara Danramil 01 Simpang Kiri, Kapten Inf. Kamarudin; serta Komandan Upacara Pasandi Kodim 0118/Subulussalam, Letda Inf Herman.
Rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan teks Proklamasi yang dibacakan oleh Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata, dan pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Amir Husen. Ayat Suci Al-Qur’an dan Shalawat Badar dibacakan oleh Risdawati, sedangkan doa dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Subulussalam, H. Munawar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengibaran Bendera Merah Putih dilaksanakan oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang terdiri dari siswa-siswi pilihan Sekolah Menengah Atas sederajat se-Kecamatan Simpang Kiri, dengan Obade dari SMAN 1 Simpang Kiri.
Upacara peringatan kemerdekaan tahun ini berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pejabat daerah serta unsur TNI/Polri, antara lain Dandim 0118/Subulussalam Letkol Inf Eko Yudho Prayitno, S.I.P, Kapolres Subulussalam AKBP M. Yusuf, S.I.K, Kajari Subulussalam Andi Saputra, SH, CRMO, Ketua Mahkamah Syariah Subulussalam M. Syukri Adly, SHI, MA, serta Ketua MPU Kota Subulussalam Drs. Sarkawi Nur.
Turut hadir pula Sekretaris Daerah Kota Subulussalam Asrul Assani, M.Si, para pejabat eselon II dan III, Danki Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor AKP Irwinsyah, SH, Dansubdenpom 2-3 Subulussalam Lettu CPM Yudo Gumilang, SH, anggota DPRK Subulussalam, mantan Wali Kota Subulussalam H. Affan Alfian, mantan Wakil Wali Kota Subulussalam Drs. Salmaza, M.A.P, serta para undangan lainnya.
Suasana upacara berlangsung penuh kekhidmatan dan semangat nasionalisme, sebagai wujud rasa syukur dan penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.(Ramona











