GUBERNUR DEDI MULYADI SOROT SAMPAH MENUMPUK 32 TAHUN DI SALURAN AIR BANDUNG: TANGGUNG JAWAB BERSAMA

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
BANDUNG — Pernyataan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi terkait sampah yang disebut menumpuk selama 32 tahun di salah satu saluran air Kota Bandung menjadi sorotan publik.

Usai memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Sate, Senin (17/8/2026), Dedi mengungkapkan bahwa saluran air di sekitar Jalan Radjiman, dekat kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat, baru dibersihkan setelah sampah menumpuk selama puluhan tahun.

Bukan Hanya Soal Kinerja, Tetapi Juga Kebiasaan Bersama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dedi, persoalan ini tidak semata-mata menjadi beban kinerja pemerintah. Kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan juga harus menjadi perhatian utama.

“Karena yang harus diperbaiki itu bukan hanya mentalitas pejabat, rakyat juga harus diperbaiki,” tegas Dedi.

Dedi menjelaskan, saluran air tersebut dulunya digunakan untuk aktivitas berdagang. Sampah yang tidak tertangani terus menumpuk dari tahun ke tahun hingga menimbun saluran air itu puluhan tahun lamanya.

Hak dan Kewajiban Harus Seimbang

Gubernur menegaskan bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah wajib menyediakan pelayanan dan menjaga sarana kebersihan, sementara masyarakat juga wajib menjaga dan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca Juga:  Apresiasi Kepemimpinan DPRK di Bawah Amaliun, AMPAS Dorong Penggunaan Hak Angket ‎

“Artinya ini harus dimerdekakan. Artinya setiap orang harus memiliki hak dan memiliki kewajiban,” ujar Dedi.

Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa persoalan sampah tidak akan tuntas hanya dengan mengerahkan petugas kebersihan. Perubahan perilaku dan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan adalah kunci agar masalah serupa tidak terulang.

Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jika sampah dapat menumpuk hingga puluhan tahun, maka tanggung jawab terletak pada kedua belah pihak:

– Pemerintah, karena lalai melakukan pengawasan, pengelolaan, dan pemeliharaan saluran air secara berkala sehingga sampah terus menumpuk tanpa penanganan yang memadai.
– Masyarakat, karena membuang sampah sembarangan ke saluran air dan tidak menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

Keduanya saling berkaitan. Tanpa kesadaran masyarakat, upaya pemerintah akan sia-sia. Tanpa pelayanan dan pengawasan pemerintah, kesadaran masyarakat pun sulit berjalan maksimal. Oleh karena itu, pemulihan lingkungan harus dimulai dari perbaikan kinerja pemerintah sekaligus perubahan kebiasaan masyarakat secara bersama sama***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru