Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


​Jakarta, 6 Agustus 2026 — Kasus yang menimpa Yurizal Tri Chaerawan, seorang pasien BPJS Kesehatan yang harus terlunta-lunta menunggu kamar rawat inap selama delapan jam, menjadi cermin kelam pelayanan kesehatan di Indonesia. Bukannya mendapatkan solusi atau empati atas penderitaannya, unggahan keluhan Yurizal di media sosial justru dibanjiri komentar bernada menghina dan perundungan—yang ironisnya diduga kuat dilontarkan oleh oknum tenaga kesehatan (nakes).

​Kejadian ini tidak bisa dianggap sekadar dinamika media sosial biasa. Perilaku oknum nakes yang merendahkan pasien di ruang publik memperlihatkan bobroknya etika profesi dan krisis empati di tubuh pelayan kesehatan. Pasien yang menuntut hak dasar atas jaminan kesehatan tidak sewajarnya diposisikan seolah-olah meminta belas kasihan gratisan. BPJS Kesehatan dibayar oleh rakyat melalui iuran mandiri maupun anggaran negara, sehingga standar Pelayanan Standar Minimum (SPM) wajib dipenuhi tanpa diskriminasi.

Menanggapi gelombang kemarahan publik, respons normatif dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dituntut tidak berhenti pada imbauan atau retorika belaka. Publik sudah jenuh dengan pernyataan penyesalan tanpa tindakan nyata. Kemenkes dan IDI harus mengambil langkah tegas dengan mengusut tuntas identitas oknum nakes yang terlibat dalam perundungan cyber ini serta menjatuhkan sanksi disiplin dan etika yang berat.

​Dua persoalan mendasar harus segera dibenahi secara total:
​Transparansi dan Efisiensi Antrean Kamar Rawat Inap: Sistem rujukan dan ketersediaan kamar BPJS Kesehatan di rumah sakit harus terintegrasi secara real-time dan transparan untuk mencegah praktik penahanan kamar atau penundaan penanganan yang tidak masuk akal.

​Penegakan Etika Profesi Tenaga Kesehatan: Reformasi kultur pelayanan medis harus dilakukan secara masif. Keahlian medis tidak ada artinya jika tidak diimbangi dengan kepedulian kemanusiaan dan penghormatan terhadap martabat pasien.
​Layanan kesehatan adalah hak konstitusional warga negara, bukan fasilitas kelas dua yang bisa diperlakukan seenaknya. Jika Kemenkes dan IDI gagal menindak tegas oknum yang merusak citra dunia medis ini, kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan nasional akan runtuh sepenuhnya#NakesTakBerprikemanusiaan

#BPJS#oknumTakBermoral
#MemanusiakanManusia
# pelayananBuruk
Bob Hariawan. Kabiro Kota Bandung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pekan Penindakan, Polres Subang Ungkap 21 Kasus Narkoba, 26 Orang Jadi Tersangka
Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.
‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak
Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Ini Jadwal Dokter Spesialis RSUD Aceh Singkil 4 Agustus 2026 ‎
DIDUGA TERJADI KECURANGAN PENJUALAN LPG 3 KG BERSUBSIDI DI DESA SUNGAI SENA, KECAMATAN SILAT HILIR
Pendapatan Parkir Semester I Menguat, Titik Parkir Baru Dongkrak Optimisme PAD 2026
DIDAMPINGI BHABINKAMTIBMAS, WARGA RW 06 MEKARRAHAYU SUKSES GELAR PEMILIHAN KETUA RW BARU PERIODE 2026-2031
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:51 WIB

Menunggu 8 Jam Malah Dibully: Bobroknya Etika Pelayanan Kesehatan Pasien BPJS

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:46 WIB

Dua Pekan Penindakan, Polres Subang Ungkap 21 Kasus Narkoba, 26 Orang Jadi Tersangka

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:55 WIB

Bantah Isu Lingkungan, SPPG Wonosegoro Justru Jadi Motor Ekonomi Warga Boyolali.

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:39 WIB

‎Lumpuhnya Fasilitas Publik di Lae Butar: Warga Mengeluh, Jalan Rusak dan Sampah Dibiarkan Mangkrak

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Dedeh Yuningsih Hadiri Rakor PAUD, Tegaskan Komitmen Dukung Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Berita Terbaru