Kompas1.id
SINTANG – Pekan Gawai Dayak (PGD) Kabupaten Sintang ke-XIII Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Rabu (29/7/2026). Perhelatan budaya terbesar masyarakat setempat ini akan berlangsung meriah hingga 3 Agustus 2026, dengan pusat kegiatan berlokasi di Rumah Betang Tampun Juah, Desa Jerora I.
Rangkaian diawali dengan Prosesi Ritual Adat yang berlangsung penuh kekhidmatan, sebagai bentuk penghormatan kepada tradisi leluhur sekaligus tanda resmi dimulainya seluruh sederetan acara tahun ini.
Mengusung semangat menjaga budaya di tengah arus perkembangan zaman, Pekan Gawai Dayak bukan sekadar ajang menampilkan kekayaan seni dan tradisi, melainkan juga sarana mempererat persatuan, serta mengenalkan jati diri budaya Dayak kepada generasi muda maupun para wisatawan yang hadir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama enam hari pelaksanaan, telah disiapkan berbagai agenda menarik: mulai dari pertunjukan seni dan tarian tradisional, musik etnik, pameran kerajinan khas, aneka kuliner nusantara hingga perlombaan budaya yang melibatkan perwakilan dari 14 kecamatan se-Kabupaten Sintang.
Secara resmi, Ketua Komisi V DPR RI membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen masyarakat yang senantiasa merawat warisan budaya sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas bangsa Indonesia.
Upacara pembukaan turut dihadiri oleh Ketua Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Barat, Sekretaris Jenderal Majelis Adat Dayak Nasional, Ketua Dewan Adat Dayak Kabupaten Sintang, Bupati Sintang, jajaran Forkopimda, tokoh adat, tokoh masyarakat, para tamu kehormatan, serta perwakilan adat dari seluruh penjuru daerah.
Selain misi pelestarian, perhelatan ini juga diharapkan membawa dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hadirnya ribuan pengunjung diprediksi akan menggerakkan sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, sekaligus meningkatkan omzet bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal.
Antusiasme tampak terlihat nyata sejak hari pertama. Warga dari berbagai pelosok memadati kawasan Rumah Betang Tampun Juah untuk turut menyaksikan prosesi adat dan menikmati kemeriahan acara.
Melalui Pekan Gawai Dayak kali ini, seluruh elemen berharap nilai-nilai kearifan lokal tetap lestari dan terwariskan. Sebuah bukti nyata bahwa budaya mampu berjalan seiring perkembangan zaman tanpa pernah kehilangan jati dirinya, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang membanggakan Sintang dan Kalimantan Barat.
Reporter: Tommy
—














