Semarak Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia di Tasikmalaya, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Sunda

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
*TASIKMALAYA, 1 Agustus 2026* — Paguyuban Asep Dunia (PAD) menggelar peringatan Milangkala ke-16 di Kota Tasikmalaya pada 1–2 Agustus 2026. Perhelatan nasional tersebut menjadi momentum besar untuk memperkuat silaturahmi, mengembangkan budaya, serta memperkokoh persaudaraan warga Asep dari berbagai daerah di Indonesia.

Mengusung tema “Ngajaga Silaturahmi, Ngembangkeun Budaya, Nguatkeun Dulur Asep Sadunia”, kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pakar, Pengurus Pusat (DPP), Pengurus Wilayah (DPW), dan Pengurus Daerah (DPD) Paguyuban Asep Dunia.

Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Wakil Bupati Tasikmalaya, para tokoh masyarakat, anggota PAD, Teteh PIPAD, serta tamu undangan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Paguyuban Asep Dunia periode 2025–2030, **Asep Jaelani, S.Pd., M.Pd.**, mengatakan bahwa perjalanan PAD selama 16 tahun merupakan bukti kuatnya semangat persaudaraan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang terus dijaga oleh seluruh warga Asep.

“Enam belas tahun lalu, Paguyuban Asep Dunia lahir bukan sekadar dari persamaan sebuah nama, melainkan dari semangat kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Dari sebuah gagasan sederhana untuk menyatukan para pemilik nama Asep, hari ini PAD telah tumbuh menjadi organisasi yang kokoh, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai daerah maupun di kancah nasional,” ujar Asep Jaelani dalam sambutannya.

Menurutnya, usia ke-16 menjadi simbol kedewasaan dalam bergerak, kematangan dalam berpikir, serta kesiapan organisasi untuk melangkah lebih jauh dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Berlandaskan semangat *Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia*, keberadaan Paguyuban Asep Dunia harus senantiasa membawa dampak positif, baik dalam bidang agama, sosial, budaya, ekonomi, maupun pendidikan,” katanya.

Asep Jaelani menegaskan bahwa PAD akan terus menjaga komitmen persaudaraan dan keikhlasan dalam berorganisasi agar tetap relevan serta semakin kuat menghadapi berbagai tantangan di era modern.

Ia juga mengajak seluruh warga Asep untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara.

“Marilah pada momen yang membahagiakan ini kita pererat kembali tali silaturahmi, kita perkuat gotong royong, dan kita tingkatkan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa dan negara. Asep untuk Indonesia, Asep untuk Dunia,” ungkapnya.

## Kado Istimewa Milangkala ke-16

Dalam kesempatan tersebut, Presiden PAD menyampaikan kabar penting yang menjadi salah satu kado istimewa pada peringatan Milangkala ke-16, yakni telah rampungnya **Akta Perkumpulan Paguyuban Asep Dunia*.

Penyelesaian akta tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat legalitas, tata kelola, serta keberlanjutan organisasi dalam menjalankan berbagai program sosial dan kemasyarakatan.

Asep Jaelani menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pendiri, sesepuh, pengurus, anggota, serta seluruh pihak yang selama ini telah menjaga semangat kebersamaan dan berkontribusi terhadap perkembangan PAD.

“Tanpa kerja keras dan dedikasi seluruh Akang dan Teteh, Paguyuban Asep Dunia tidak akan mampu berdiri sekuat ini hingga memasuki usia 16 tahun,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia pelaksana yang telah bekerja keras sehingga rangkaian kegiatan Milangkala ke-16 dapat berlangsung dengan lancar, tertib, dan sukses.

“Semoga segala kerja keras dan pengabdian yang telah dilakukan mendapatkan balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Aamiin,” katanya.

Empat Pilar Pergerakan PAD

Rangkaian Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia diselenggarakan dengan mengacu pada empat pilar utama pergerakan organisasi, yaitu agama, sosial dan budaya, ekonomi, serta pendidikan.

Baca Juga:  Gugur di Medan Tugas, Pengabdian Abadi Brigadir Polisi Arya Supena

Pada *pilar agama*, kegiatan diwujudkan melalui doa bersama dan berbagai aksi kepedulian sosial, termasuk penyaluran santunan sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PAD selama 16 tahun.

Pada *pilar sosial dan budaya*, PAD menghadirkan berbagai layanan publik dan kegiatan kemasyarakatan, seperti donor darah bersama PMI, pemeriksaan kesehatan gratis, bakti sosial, serta pelayanan Samsat dan SIM Keliling.

Pelestarian budaya Sunda turut menjadi bagian penting dalam perayaan tersebut melalui berbagai pertunjukan seni dan atraksi kesenian Kasundaan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus menjaga dan mengenalkan kearifan budaya lokal kepada masyarakat.

Sementara itu, *pilar ekonomi* diwujudkan melalui penyelenggaraan Bazar UMKM yang memberikan ruang promosi bagi pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan anggota PAD.

Kegiatan jalan santai bersama masyarakat juga menjadi bagian dari rangkaian acara untuk membangun kebersamaan, keakraban, dan semangat hidup sehat.

Adapun pada *pilar pendidikan*, PAD mendorong edukasi publik serta pengenalan nilai-nilai budaya lokal Sunda. Berbagai pertunjukan dan kegiatan budaya dijadikan sebagai media pendidikan karakter serta literasi budaya agar tradisi dan kearifan lokal tetap dipahami dan dilestarikan oleh generasi mendatang.

Penghargaan bagi Para Tokoh dan Pihak Pendukung

Pada puncak peringatan Milangkala ke-16, Paguyuban Asep Dunia turut memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai telah memberikan dukungan dan kontribusi terhadap perkembangan organisasi serta suksesnya penyelenggaraan kegiatan.

Penghargaan diberikan kepada:

* Pemerintah Kota Tasikmalaya;
* Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya;
* Bank BJB Cabang Tasikmalaya;
* DPD PAD Tasikraya;
* Brigjen TNI (Purn.) H. Asep Syarifudin, SHUB, INT., selaku Pembina DPP PAD;
* H. Asep Ikhsan, S.E., S.Pd., M.M., Ketua Bidang Pendidikan;
* Asep Sutrisna, peserta terjauh dari Pontianak, Kalimantan;
* Asep Jena dari DPW PAD Banten;
* Asep Judi Wahjudin, M.Hum., dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia;
* Asep Husnul Muttaqien dari DPD PAD Bogorraya;
* Ashmansyah Timutiah, seniman dan budayawan Tasikmalaya;
* Dr. Deddy Mulyana, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Disporabudpar.

Agenda Besar PAD Berikutnya

Dalam sambutannya, Asep Jaelani juga menyampaikan sejumlah agenda penting yang akan dilaksanakan oleh Paguyuban Asep Dunia.

Agenda tersebut di antaranya *Konferensi Asep-Asep (KAA)* yang direncanakan berlangsung pada *7 November 2026 di Kota Bandung*, dengan rencana lokasi di Gedung Merdeka.

Selain itu, peringatan *Milangkala ke-17 Paguyuban Asep Dunia* direncanakan akan diselenggarakan di wilayah *Bekasiraya*.

Ketua Pelaksana Milangkala ke-16 PAD, **H. Raden Asep Hermawan, SKM., M.Kes.**, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama dua hari dengan lancar dan kondusif.

Pihak panitia menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, para sponsor, tokoh masyarakat, seluruh jajaran pengurus, dan warga Paguyuban Asep Dunia yang telah berpartisipasi serta memberikan dukungan.

Dengan semangat “Ti Asep Ku Asep Keur Indonesia”, Milangkala ke-16 menjadi pengingat bahwa persamaan nama bukan hanya menjadi identitas, tetapi juga menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan, memperluas kepedulian sosial, melestarikan budaya, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Sebagai penutup, Presiden PAD menyampaikan pantun:

*Kain tenun indah ditata,*
*Dipakai anggun saat pesta.*
*Enam belas tahun PAD kita,*
*Makin rukun, makin bermanfaat nyata.*

*Selamat Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia.*
*Asep untuk Indonesia, Asep untuk Dunia.*

(PAD111)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung
Menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Singkil Imbau Pengibaran Bendera Serentak
Masuki Musim Kemarau, PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak
CEPAT VIRALNYA KASUS PENGEROYOKAN, POLSEK MARGAASIH GENCAR LAKUKAN OPERASI PREMANISME DI PASAR DIMENSI LAGADAR
Abung Surakarta Seleksi Tim Terbaik Senam Payu Kidah, Siap Bersaing di Tingkat Kabupaten
KAPOLSEK MARGAASIH KOMPOL BONY YUNIAR.AA.,S.I.P.,M.H. HADIRI PERESMIAN MESJID JAMI’ BANI ASLAH DESA RAHAYU
PEMBETULAN GANG PARASDI TERLAKSANA BERKAT ASPIRASI WARGA MELALUI MUSRENBANG RW 08
Bunda Literasi Kota Subulussalam Resmi Luncurkan Gerakan Wajib Membaca 30 Menit Sehari di Desa Lae Ikan
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:05 WIB

Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:49 WIB

Menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Singkil Imbau Pengibaran Bendera Serentak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Semarak Milangkala ke-16 Paguyuban Asep Dunia di Tasikmalaya, Perkuat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Sunda

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Masuki Musim Kemarau, PMI Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:41 WIB

CEPAT VIRALNYA KASUS PENGEROYOKAN, POLSEK MARGAASIH GENCAR LAKUKAN OPERASI PREMANISME DI PASAR DIMENSI LAGADAR

Berita Terbaru