Bazar Hewan Qurban Tanggamus 2026 Dibuka, Bupati Borong 10 Kambing dari Peternak Lokal

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus – KOMPAS1.id || Pemerintah Kabupaten Tanggamus resmi membuka kegiatan Bazar Hewan Qurban Tahun 2026 Masehi / 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan Sepak Bola Kasrab, Gisting Atas, Kecamatan Gisting, Rabu, 20 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting menjelang Hari Raya Idul Adha sekaligus ajang promosi kekuatan sektor peternakan lokal.

Acara tersebut dihadiri juga Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, jajaran FORKOPIMDA dan Kepala Instansi Vertikal se-Kabupaten Tanggamus, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanggamus Dra. Hj. Siti Mahmudah Saleh, M.Pd.I., Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Tanggamus beserta jajaran, Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, para asisten dan kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Tanggamus, unsur Uspika dan kepala pekon se-Kecamatan Gisting, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelaku usaha peternakan, hingga para peternak dari berbagai kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Turut hadir pula pimpinan sejumlah perusahaan dan lembaga, di antaranya PT Pertamina Geothermal Energy Tbk., PT Tirta Investama Tbk., PT Japfa Comfeed, PT Natarang Mining, Bank BRI Gisting, Bank Mandiri Gisting, Ketua ASPONAK Tanggamus, serta pimpinan Koperasi Saburai Mandiri dan Koperasi MDIT.

Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, M.A., M.H., menegaskan bahwa bazar hewan qurban bukan sekadar pasar musiman, melainkan bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat melalui subsektor peternakan.

“Kegiatan ini sangat penting dalam upaya memperkuat sektor peternakan, meningkatkan promosi komoditas ternak lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para peternak di Kabupaten Tanggamus,” ujar Moh. Saleh Asnawi.

Ia mengatakan, Kabupaten Tanggamus saat ini menjadi salah satu sentra ternak terbesar di Provinsi Lampung, khususnya untuk komoditas kambing. Berdasarkan data Triwulan I Tahun 2026, populasi ternak kambing di Tanggamus mencapai 218.493 ekor, domba 8.254 ekor, sapi potong 7.229 ekor dan kerbau 1.217 ekor.

Sementara untuk sektor unggas, populasi ayam buras tercatat 192.102 ekor, ayam ras petelur 57.108 ekor, dan ayam ras pedaging mencapai 442.434 ekor.

Menurut Bupati, sejumlah kecamatan seperti Sumberejo, Gisting, Ulu Belu dan Bulok menjadi sentra utama pengembangan ternak kambing dan sapi di Tanggamus.

“Kita harus bangga, karena ternak dari Kabupaten Tanggamus tidak hanya memenuhi kebutuhan daerah sendiri, tetapi juga turut menyuplai kebutuhan ternak di berbagai wilayah lain bahkan sampai ke Pulau Jawa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga memastikan ketersediaan hewan qurban di Kabupaten Tanggamus dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang Idul Adha.

Baca Juga:  Wakil Bupati Kulon Progo Masuk Dalam 3 Besar tokoh muda Berprestasi

Menariknya, usai membuka kegiatan bazar, Moh. Saleh Asnawi langsung membeli 10 ekor kambing qurban menggunakan dana pribadi. Delapan ekor kambing dibeli dari delapan peternak berbeda dengan harga Rp3 juta per ekor, sementara dua ekor kambing kualitas super diborong seharga Rp16 juta atau Rp8 juta per ekor.

Langkah tersebut disambut antusias para peternak yang hadir di lokasi. Sementara itu, Ketua Panitia Bazar Hewan Qurban, Rintoko, menyebut antusiasme pasar hewan qurban tahun ini cukup tinggi. Bahkan dalam satu bulan terakhir, peternak Tanggamus telah mendistribusikan ribuan ternak ke luar daerah.

“Menurut laporan kawan-kawan peternak, kambing yang sudah terjual dalam satu bulan terakhir mencapai sekitar 2.500 ekor. Banyak juga yang sudah dikirim ke Pulau Jawa dan Sumatera Utara,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, bazar tahun ini menampilkan sekitar 450 ekor kambing dari berbagai peternak. Namun jumlah tersebut belum maksimal karena sebagian peternak sedang berjualan di Pasar Pringsewu.

Rintoko juga berharap ke depan Tanggamus memiliki lokasi tetap untuk pelaksanaan bazar hewan qurban agar kegiatan tahunan tersebut bisa lebih tertata dan berkembang.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus, Ir. Henri Fatra, mengatakan pelaksanaan pasar hewan qurban menjadi langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memperpendek rantai distribusi antara peternak dan konsumen.

“Melalui kegiatan ini diharapkan proses transaksi hewan kurban dapat berlangsung lebih efektif, transparan dan terjamin, baik dari sisi kesehatan hewan, kelayakan umur maupun kesesuaian dengan syariat kurban,” ujarnya.

Henri menjelaskan, populasi sapi potong di Tanggamus meningkat dari 6.971 ekor pada tahun 2024 menjadi sekitar 7.200 ekor pada tahun 2025. Sementara populasi kambing naik dari 215.530 ekor menjadi 217.940 ekor.

Tak hanya itu, sektor ayam ras petelur mengalami lonjakan signifikan hingga 81,63 persen dibanding tahun sebelumnya.

Ia menambahkan, petugas kesehatan hewan telah disebar di tujuh kecamatan hingga tingkat desa guna memastikan hewan qurban yang dijual dalam kondisi sehat, bebas penyakit menular, cukup umur dan sesuai syariat Islam.

Selain pemeriksaan kesehatan, pemerintah juga melakukan vaksinasi, pengawasan lalu lintas ternak, hingga edukasi kepada peternak dan pedagang hewan qurban.

Dengan potensi ternak yang terus berkembang, Pemerintah Kabupaten Tanggamus berharap bazar hewan qurban dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Tanggamus sebagai salah satu daerah sentra peternakan unggulan di Provinsi Lampung.(Akmaluddin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Buronan Polisi Ardi Belahau Z Kabur Saat Digerebek, Diduga Hendak Kirim Barang Haram ke Melawi
Musyawarah Penetapan Tata Tertib Pengisian Anggota BPD Desa Rancatungku Periode 2026–2034 Berjalan Lancar
Yayasan HB Pemilik SPPG Di Senopo Timur Tidak Pernah Ijin Lingkungan
*Polres Ogan Ilir Musnahkan 4,2 Kilogram Sabu dan Pil Ekstasi Senilai Rp5,4 Miliar selamatkan 20.000 jiwa dari bahaya Narkoba*
‎Sukses Terapkan STBM, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI
Jalan dan Jembatan Penghubung Pedalaman Rusak Parah, Warga Taruh Nyawa Setiap Hari
Jalan Kenanga Payang–Nanga Dua Rusak Parah, Warga Pedalaman Pertaruhkan Nyawa Setiap Hari
Modus Jadi Petugas Medis Gadungan, Komplotan Pencuri Emas Lansia Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:10 WIB

Buronan Polisi Ardi Belahau Z Kabur Saat Digerebek, Diduga Hendak Kirim Barang Haram ke Melawi

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:34 WIB

Musyawarah Penetapan Tata Tertib Pengisian Anggota BPD Desa Rancatungku Periode 2026–2034 Berjalan Lancar

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:13 WIB

Yayasan HB Pemilik SPPG Di Senopo Timur Tidak Pernah Ijin Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

Bazar Hewan Qurban Tanggamus 2026 Dibuka, Bupati Borong 10 Kambing dari Peternak Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:58 WIB

*Polres Ogan Ilir Musnahkan 4,2 Kilogram Sabu dan Pil Ekstasi Senilai Rp5,4 Miliar selamatkan 20.000 jiwa dari bahaya Narkoba*

Berita Terbaru