‎Sukses Terapkan STBM, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1id
– Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui capaian pembangunan di sektor kesehatan. Atas keberhasilan dan konsistensi dalam mengimplementasikan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil secara resmi menerima penghargaan berprestasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

‎Capaian ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa urusan pemerintahan wajib pelayanan dasar di bidang kesehatan senantiasa menjadi prioritas utama pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata dan berkesinambungan.

‎Akselerasi Program Strategis Sektor Kesehatan
‎Dalam keterangannya kepada awak media, Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, menyampaikan apresiasi atas sinergisitas seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan program ini. Beliau menegaskan bahwa sejak mengawali masa jabatan pada periode 2025–2030, akselerasi terhadap sejumlah program strategis di sektor kesehatan terus dipacu demi mengoptimalkan pelayanan publik.

‎”Alhamdulillah, sejak kembali mengemban amanah sebagai Kepala Daerah, berbagai program prioritas penunjang derajat kesehatan masyarakat telah merealisasikan hasilnya. Langkah taktis ini di antaranya meliputi pengadaan armada ambulans darat dan laut untuk peningkatan mobilitas rujukan, revitalisasi fasilitas sarana dan prasarana di RSUD Aceh Singkil, hingga pemberian beasiswa pendidikan bagi dokter spesialis,” urai Bupati Safriadi Oyon.

‎Lebih lanjut, Bupati juga merefleksikan keberhasilan pada periode kepemimpinannya terdahulu (2012–2017), di mana Kabupaten Aceh Singkil sempat meraih atensi internasional atas inovasi kemitraan bidan dan dukun dalam menekan angka mortalitas ibu melahirkan. Visi berkelanjutan tersebut kini diintegrasikan kembali guna memperluas cakupan Jaminan Kesehatan Masyarakat agar aksesibilitas pelayanan medis kian mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

‎Sinergitas Lintas Sektor dan Komitmen Pelayanan Prima
‎Menindaklanjuti capaian tersebut, jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil bergerak cepat menggelar rapat koordinasi unsur pimpinan yang berlangsung di ruang kerja Sekretariat Daerah Kabupaten. Rapat tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, serta jajaran komite medis daerah.

‎Dalam arahannya, Pj Sekretaris Daerah menginstruksikan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kesehatan pada unit pelaksana teknis (UPT) untuk terus meningkatkan kinerja dan dedikasi. Hal ini guna memastikan setiap sarana pelayanan kesehatan mampu memberikan proteksi medis dan kenyamanan maksimal bagi pasien yang menjalani perawatan.

‎Senada dengan hal itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Singkil, Murah Yusuf, menyatakan optimisme bahwa melalui integrasi layanan kesehatan preventif dan promotif—termasuk penguatan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan lingkungan—indeks kesehatan daerah akan terus menunjukkan tren positif.

‎Dukungan penuh terhadap visi Kepala Daerah juga ditegaskan oleh Direktur RSUD Aceh Singkil, Mardiyana.

‎”Kami di jajaran manajemen RSUD berkomitmen penuh menyukseskan program strategis Pemerintah Daerah. Fokus utama kami adalah memastikan standard operating procedure (SOP) pelayanan, baik rawat jalan maupun rawat inap, berjalan secara cepat, tepat, dan prima,” tegasnya.

‎Peningkatan Mutu Berkelanjutan
‎Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi objektif di lapangan, berbagai fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Aceh Singkil saat ini tengah melakukan pembenahan secara komprehensif. Upaya ini mencakup aspek standardisasi mutu pelayanan, pemenuhan logistik medis, hingga peningkatan kapasitas serta kompetensi sumber daya manusia (SDM) kesehatan.

‎Penghargaan STBM dari Kementerian Kesehatan RI ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi segenap aparatur Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik di bidang kesehatan, demi terwujudnya tatanan lingkungan yang sehat, higienis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Kasus Pencabulan Anak di Mojokerto Barbau Damai, Ini Pandangan Hukum Kades Ir. Purwanto NP.L VS Advokat Rikha Permatasari SH MH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yayasan HB Pemilik SPPG Di Senopo Timur Tidak Pernah Ijin Lingkungan
Bazar Hewan Qurban Tanggamus 2026 Dibuka, Bupati Borong 10 Kambing dari Peternak Lokal
*Polres Ogan Ilir Musnahkan 4,2 Kilogram Sabu dan Pil Ekstasi Senilai Rp5,4 Miliar selamatkan 20.000 jiwa dari bahaya Narkoba*
Jalan dan Jembatan Penghubung Pedalaman Rusak Parah, Warga Taruh Nyawa Setiap Hari
Jalan Kenanga Payang–Nanga Dua Rusak Parah, Warga Pedalaman Pertaruhkan Nyawa Setiap Hari
Modus Jadi Petugas Medis Gadungan, Komplotan Pencuri Emas Lansia Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka
DPRD Majalengka Geram Lihat Proyek Asal Jadi, Perda Pengawasan Kontruksi Digorok.
Lapas Narkotika Cirebon Gelar Upacara Peringatan ke-188 Harkitnas dengan Khidmat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:13 WIB

Yayasan HB Pemilik SPPG Di Senopo Timur Tidak Pernah Ijin Lingkungan

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:03 WIB

Bazar Hewan Qurban Tanggamus 2026 Dibuka, Bupati Borong 10 Kambing dari Peternak Lokal

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:58 WIB

*Polres Ogan Ilir Musnahkan 4,2 Kilogram Sabu dan Pil Ekstasi Senilai Rp5,4 Miliar selamatkan 20.000 jiwa dari bahaya Narkoba*

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:21 WIB

‎Sukses Terapkan STBM, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:34 WIB

Jalan dan Jembatan Penghubung Pedalaman Rusak Parah, Warga Taruh Nyawa Setiap Hari

Berita Terbaru