Jalan dan Jembatan Penghubung Pedalaman Rusak Parah, Warga Taruh Nyawa Setiap Hari

- Penulis

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kenanga Payang – Kondisi infrastruktur di jalur penghubung Kenanga Payang menuju Nanga Dua kini memprihatinkan. Jalan mengalami kerusakan cukup parah, sementara jembatan kayu yang menjadi akses utama warga sudah rapuh dan membahayakan keselamatan siapa saja yang melintas setiap hari.

Di tengah gencarnya pembangunan dan modernisasi yang digaungkan pemerintah, masyarakat di desa terpencil ini justru harus bertaruh nyawa demi menjalani aktivitas sehari-hari. Padahal jalan dan jembatan ini bukan sekadar fasilitas biasa, melainkan jalur kehidupan utama. Lewat sini warga membawa hasil kebun, pergi ke sekolah, mengakses layanan kesehatan, hingga menopang roda perekonomian daerah.

Kondisi buruk ini sebenarnya sudah lama dikeluhkan masyarakat, namun hingga kini belum ada penanganan serius. Warga berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera turun langsung melihat keadaan di lapangan, tidak hanya berpedoman pada laporan yang ada di atas meja kerja.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai masyarakat pedalaman terus merasa tertinggal dan dianaktirikan dalam pembangunan,” ungkap warga.

Baca Juga:  POLRESTA BANDUNG UNGKAP KASUS PENGELOLAAN LIMBAH B3 TANPA IZIN, PT TDP JADI TERSANGKA

Mereka menegaskan, kemajuan daerah tidak hanya diukur dari megahnya bangunan dan jalan mulus di perkotaan. Lebih dari itu, kemajuan terlihat dari seberapa besar perhatian pemerintah terhadap desa-desa terpencil yang selama ini menjadi sumber utama hasil bumi dan kekayaan daerah.

Kekhawatiran semakin besar menjelang musim hujan. Jalan yang rusak akan semakin sulit dilalui, sedangkan jembatan kayu yang sudah tua itu sewaktu-waktu bisa roboh. Warga kini hanya bisa berharap ada perhatian nyata sebelum akses ini benar-benar putus dan menimbulkan korban jiwa.

Warga pun meminta pemerintah tidak hanya hadir saat acara seremonial atau menjelang kepentingan tertentu, tetapi benar-benar membawa solusi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat di pelosok.

Karena pembangunan yang adil adalah pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan hingga ke ujung desa, bukan hanya terlihat megah di pusat kota saja.

Reporter yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Sukses Terapkan STBM, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI
Jalan Kenanga Payang–Nanga Dua Rusak Parah, Warga Pedalaman Pertaruhkan Nyawa Setiap Hari
Modus Jadi Petugas Medis Gadungan, Komplotan Pencuri Emas Lansia Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka
DPRD Majalengka Geram Lihat Proyek Asal Jadi, Perda Pengawasan Kontruksi Digorok.
Lapas Narkotika Cirebon Gelar Upacara Peringatan ke-188 Harkitnas dengan Khidmat
‎Ketua PPA Aceh Singkil Apresiasi Bupati H, Safriadi Oyon SH, Terkait Aksi PT Nafasindo Ke Kantor Bupati ‎
TIGA ADVOKAT PERADI RAYA RESMI DISUMPAH DI PT BANTEN, SIAP TEGAKKAN KEADILAN
Penyaluran Dana Desa Jatisari Kuningan Rp.1,88 Miliar 2024-2025 Disorot, KPA Diminta Buka Data Fisik Jalan, Irigasi, dan Penyertaan Modal BUMDes.
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:21 WIB

‎Sukses Terapkan STBM, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil Raih Penghargaan dari Kementerian Kesehatan RI

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:34 WIB

Jalan dan Jembatan Penghubung Pedalaman Rusak Parah, Warga Taruh Nyawa Setiap Hari

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:33 WIB

Jalan Kenanga Payang–Nanga Dua Rusak Parah, Warga Pedalaman Pertaruhkan Nyawa Setiap Hari

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:52 WIB

Modus Jadi Petugas Medis Gadungan, Komplotan Pencuri Emas Lansia Diringkus Sat Reskrim Polres Majalengka

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:44 WIB

DPRD Majalengka Geram Lihat Proyek Asal Jadi, Perda Pengawasan Kontruksi Digorok.

Berita Terbaru