JALAN DIPONEGORO DEPAN GEDUNG SATE DITUTUP SELAMA TIGA BULAN, AKSES DIALIHKAN

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 07:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Bandung – Ruas Jalan Diponegoro yang berada tepat di depan Gedung Sate resmi ditutup sementara selama kurun waktu tiga bulan, terhitung mulai tanggal 30 April hingga 7 Agustus 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bagian dari pelaksanaan proyek penataan dan penyatuan kawasan Gedung Sate dengan Lapangan Gasibu.

Penutupan jalur tersebut dilakukan untuk memudahkan proses pembangunan area baru yang akan menggabungkan dua tempat ikonik Kota Bandung itu menjadi satu kesatuan ruang publik yang terpadu. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan kawasan tersebut nantinya dapat berfungsi sebagai pusat berbagai kegiatan masyarakat sekaligus menjadi ciri khas baru dari wilayah pusat pemerintahan daerah.

Langkah ini dipastikan akan memberikan dampak langsung terhadap pergerakan warga, terutama yang beraktivitas di wilayah pusat kota. Selama ini, ruas jalan tersebut dikenal sebagai jalur penghubung utama yang menghubungkan beragam lokasi penting di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa dampak yang diperkirakan akan terjadi antara lain meningkatnya kepadatan lalu lintas di jalan-jalan pengganti akibat beralihnya arus kendaraan. Para pengguna jalan juga harus mengubah dan menyesuaikan rute perjalanan yang biasa ditempuh sehari-hari. Tidak hanya itu, kegiatan di lingkungan perkantoran dan instansi pemerintahan di sekitar kawasan itu pun diprediksi akan mengalami gangguan, terutama pada jam-jam puncak aktivitas.

Menyikapi hal tersebut, pemerintah telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan yang timbul akibat penutupan jalan ini, yang sifatnya hanya sementara.

Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan

Untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak yang mungkin terjadi, pihak berwenang telah menyiapkan pengaturan lalu lintas yang disusun melalui kerja sama antara berbagai instansi, mulai dari Dinas Perhubungan hingga pihak kepolisian.

Dalam skema yang telah ditetapkan, kendaraan tidak lagi dapat melintas secara langsung di depan Gedung Sate, melainkan harus berbelok dan melewati jalur yang berada di sekitar wilayah Lapangan Gasibu. Beberapa ruas jalan yang disiapkan sebagai jalur alternatif di antaranya adalah Jalan Surapati, Jalan Sentot Alibasyah, Jalan Citarum, Jalan Cilaki, dan Jalan Cimanuk.

Baca Juga:  Cegah Laka Lantas, Personel Pos Pam Operasi Ketupat Krakatau 2026 Polres Way Kanan Gelar Patroli Blue Light

Selain itu, setelah pembangunan selesai nantinya, pola pergerakan kendaraan di kawasan tersebut akan diatur sedemikian rupa sehingga membentuk jalur melingkar mengelilingi wilayah yang telah ditata ulang.

Perubahan Fungsi Jalan di Masa Mendatang

Ada hal yang menarik dari rencana pengembangan ini. Setelah pekerjaan pembangunan rampung, ruas Jalan Diponegoro yang dulunya dilewati kendaraan bermotor tidak akan berfungsi lagi sebagai jalur lalu lintas. Wilayah tersebut akan diubah menjadi ruang terbuka untuk umum yang menggunakan bahan berupa susunan batu, serta dirancang khusus untuk kenyamanan pejalan kaki, dan akan menyatu sepenuhnya dengan kawasan Lapangan Gasibu. Sebagai gantinya, jalur untuk kendaraan akan dipindahkan ke lintasan baru yang dibangun di sisi kawasan tersebut.

Proyek penataan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan tata kota yang menelan biaya sekitar 15 miliar rupiah dan dilaksanakan di lahan seluas lebih dari 14.000 meter persegi. Menurut pemerintah, langkah ini diambil karena dinilai memiliki banyak manfaat, antara lain untuk mengurangi gangguan lalu lintas yang sering terjadi akibat adanya pertemuan atau kegiatan warga di depan Gedung Sate, menyediakan ruang publik yang layak, serta memperkuat citra kawasan pusat pemerintahan Jawa Barat.

Meskipun menimbulkan kendala dan ketidaknyamanan dalam jangka pendek, pemerintah meyakini bahwa langkah ini merupakan bentuk investasi untuk masa depan, agar wilayah pusat kota dapat menjadi lebih rapi, terhubung dengan baik, dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat luas.

Selama pelaksanaan pekerjaan, masyarakat diimbau untuk bersedia menyesuaikan rute perjalanan serta mematuhi segala ketentuan dan petunjuk yang telah ditetapkan demi kelancaran bersama.

Jurnalis: Joepin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru