NAMA WARTAWAN NASIONAL DICEMARKAN! AKUN BODONG MENGGANAS — APARAT DIMINTA BURU PELAKU

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Sulut – 15 April 2026

Serangan terhadap kebebasan pers kembali terjadi. Nama baik wartawan online nasional, Noval Uber, diduga dirusak secara sistematis oleh akun bodong tak bertanggung jawab yang beredar di ruang digital.

Akun anonim tersebut diduga sengaja menggunakan identitas menyerupai Noval Uber untuk menyebarkan informasi yang menyesatkan dan merugikan, sehingga memicu keresahan publik sekaligus mencoreng kredibilitas profesi jurnalistik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik ini dinilai sebagai bentuk kejahatan digital yang serius, bukan sekadar penyalahgunaan nama. Aksi tersebut berpotensi melanggar hukum dan masuk dalam kategori pencemaran nama baik serta penyebaran informasi palsu yang merugikan individu.

Sejumlah kalangan pers dan pemerhati media di Sulawesi Utara mengecam keras tindakan tersebut. Mereka menilai serangan ini bukan hanya menyerang pribadi Noval Uber, tetapi juga merupakan ancaman terhadap independensi dan integritas jurnalisme nasional.

Desakan pun menguat agar aparat penegak hukum segera turun tangan. Publik meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk tidak tinggal diam dan segera menelusuri serta mengungkap dalang di balik akun bodong tersebut.

Baca Juga:  BADAK BANTEN PERJUANGAN KABUPATEN LEBAK GELAR ISTIGHOSAH KEBANGSAAN PERINGATI HUT RI KE-81*

“Ini bukan persoalan sepele. Jika dibiarkan, siapa pun bisa menjadi korban berikutnya. Aparat harus bergerak cepat, telusuri jejak digitalnya dan tangkap pelakunya,” tegas salah satu sumber dari kalangan pers.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa ruang digital kini semakin rawan disalahgunakan untuk menyerang individu, terutama jurnalis yang menjalankan fungsi kontrol sosial.

Hingga saat ini, belum ada kejelasan siapa pihak di balik akun bodong tersebut. Namun satu hal pasti—jika tidak segera diungkap, kejahatan serupa akan terus berulang dan merusak kepercayaan publik terhadap media.

Publik menunggu langkah tegas: akankah aparat bertindak cepat, atau membiarkan teror digital ini terus liar tanpa kendali..?

(Noval/Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

🔥 DIDUGA KERACUNAN MBG: 30 SISWA SMPN 2 CIWARU KUNINGAN DILARIKAN KE PUSKESMAS
‎HIMAPAS GELAR AKSI DI DEPAN KANTOR GUBERNUR ACEH, DESAK PEMBERHENTIAN SEMENTARA BUPATI ACEH SINGKIL
PEMKAB TANGERANG SERAHKAN 34 UNIT RUMAH RTLH DI DiKEC. SOLEAR _Wujudkan Hunian Layak Bagi 34 KPM di Solear_
*Bertepatan dengan Peringatan HUT ke-64, Pemko Subulussalam dan Pemprov Aceh Tinjau Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh*
KEMERIAHAN HUT KE-64 SUBULUSSALAM: BUKTI KERUKUNAN DAN SEMANGAT BERSAMA MEMBANGUN BUMI SADA KATA
Pengurus PIK-R Berganti, UPTD Dalduk Dorong Peran Aktif Remaja
Lima Jurnalis Belum Ditemukan di Area Anak Gunung Krakatau Hingga saat ini,Keluarga dan Insan Pers Terus Berdoa,
Penutupan Jalan Kolonel Masturi Lembang Diundur hingga 21 September 2026
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 14:23 WIB

🔥 DIDUGA KERACUNAN MBG: 30 SISWA SMPN 2 CIWARU KUNINGAN DILARIKAN KE PUSKESMAS

Senin, 14 September 2026 - 13:32 WIB

‎HIMAPAS GELAR AKSI DI DEPAN KANTOR GUBERNUR ACEH, DESAK PEMBERHENTIAN SEMENTARA BUPATI ACEH SINGKIL

Senin, 14 September 2026 - 12:41 WIB

PEMKAB TANGERANG SERAHKAN 34 UNIT RUMAH RTLH DI DiKEC. SOLEAR _Wujudkan Hunian Layak Bagi 34 KPM di Solear_

Senin, 14 September 2026 - 11:13 WIB

*Bertepatan dengan Peringatan HUT ke-64, Pemko Subulussalam dan Pemprov Aceh Tinjau Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Aceh*

Senin, 14 September 2026 - 10:59 WIB

KEMERIAHAN HUT KE-64 SUBULUSSALAM: BUKTI KERUKUNAN DAN SEMANGAT BERSAMA MEMBANGUN BUMI SADA KATA

Berita Terbaru