Kabar baik bagi warga Jawa Barat yang memiliki rumah tidak layak huni.

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi tengah menyiapkan terobosan baru yang akan mempermudah akses bantuan renovasi rumah.

Melalui aplikasi yang segera diluncurkan, masyarakat nantinya bisa langsung mengajukan bantuan tanpa harus melalui proses panjang dari desa hingga provinsi. Cukup dari ponsel, pengajuan bisa dilakukan secara mandiri.

Sistem ini dirancang agar lebih transparan dan tepat sasaran, sekaligus menjadi antrean langsung dari usulan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ada dua syarat utama yang harus dipenuhi:
• Rumah milik pribadi dan dalam kondisi tidak layak huni
• Status tanah jelas dan tidak sengketa

Baca Juga:  Presiden Prabowo Perkuat Dialog Keumatan bersama Ormas Islam dan Pimpinan Pesantren di Istana Merdeka

Tak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan program lanjutan seperti pembangunan rumah susun subsidi dengan berbagai kemudahan, mulai dari tenor lebih panjang hingga tambahan subsidi.

Program bedah rumah ini rencananya akan mulai diluncurkan pada 13 April 2026 di Kabupaten Bandung.

Langkah ini diharapkan menjadi titik awal perubahan besar dalam pemenuhan hunian layak bagi masyarakat. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Langgar UU KIP, Kepsek SMPN 1 Kuningan Bungkam Saat Dikonfirmasi. Penggunaan Dana BOS Rp.2,37 Miliar 2024-2025 Disorot, Rincian Honor dan Administrasi Diminta Dibuka.
‎Ketua PPA Aceh Singkil Apresiasi Bupati H, Safriadi Oyon SH, Terkait Aksi PT Nafasindo Ke Kantor Bupati ‎
TIGA ADVOKAT PERADI RAYA RESMI DISUMPAH DI PT BANTEN, SIAP TEGAKKAN KEADILAN
Penyaluran Dana Desa Jatisari Kuningan Rp.1,88 Miliar 2024-2025 Disorot, KPA Diminta Buka Data Fisik Jalan, Irigasi, dan Penyertaan Modal BUMDes.
Penguatan Manajemen Jejaring, Dinkes Fokus Preventif dan Promotif Kesehatan
Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Sdr. MM diamankan Polsek Baleendah
Keluhan Nasabah: Pelayanan CS Bank BJB Cabang Soreang Dinilai Lambat, Antrean Menumpuk
Mengarungi Badai Depresiasi: Ketika Rupiah Menyentuh Rp17.718 per Dolar AS
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:14 WIB

Diduga Langgar UU KIP, Kepsek SMPN 1 Kuningan Bungkam Saat Dikonfirmasi. Penggunaan Dana BOS Rp.2,37 Miliar 2024-2025 Disorot, Rincian Honor dan Administrasi Diminta Dibuka.

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:09 WIB

‎Ketua PPA Aceh Singkil Apresiasi Bupati H, Safriadi Oyon SH, Terkait Aksi PT Nafasindo Ke Kantor Bupati ‎

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:45 WIB

TIGA ADVOKAT PERADI RAYA RESMI DISUMPAH DI PT BANTEN, SIAP TEGAKKAN KEADILAN

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:33 WIB

Penyaluran Dana Desa Jatisari Kuningan Rp.1,88 Miliar 2024-2025 Disorot, KPA Diminta Buka Data Fisik Jalan, Irigasi, dan Penyertaan Modal BUMDes.

Rabu, 20 Mei 2026 - 04:35 WIB

Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Sdr. MM diamankan Polsek Baleendah

Berita Terbaru