GAMKI Halut Menyayangkan Penolakan Kesepakatan Damai Oleh Front Pemuda Muslim Tobelo.!

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 05:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1id Halmahera Utara,
29 Maret 2026 – Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Halmahera Utara menyampaikan sikap tegas dan keras terhadap penolakan kesepakatan damai, serta mengingatkan bahwa tindakan tersebut berpotensi mengganggu stabilitas dan persatuan masyarakat Halmahera Utara.

Kesepakatan damai yang dicapai pada 26 Maret 2026 di Kantor Bupati Halmahera Utara, Ruang Rapat Fredy Tjandua, bukanlah kesepakatan biasa. Pertemuan itu dihadiri secara lengkap oleh Pemerintah Daerah Halmahera Utara, DPRD, TNI, POLRI, Pengadilan, Kejaksaan, tokoh agama dari Sinode Gereja, MUI, Pimpinan Jemaat dan Depag Halmahera Utara serta Duta Perdamaian KODIM XVI Pattimura & Polda Maluku Utara.

Selain itu, hadir pula kekuatan penuh elemen kepemudaan dan masyarakat, yakni OKP Lintas Iman dan OKP Cipayung Plus, KAHMI, GAMKI, Pemuda Katolik, Pemuda GMIH, GP Ansor, KNPI, GMNI, GMKI, IMM, PCPS GMKI, KPPG, PERUATI, pemuda adat, hingga panitia Takbiran-PHBI. Dengan keterlibatan menyeluruh ini, tidak ada ruang untuk membantah bahwa kesepakatan damai adalah keputusan kolektif yang sah, inklusif, dan mengikat secara moral bagi semua pihak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketua GAMKI Halut Aksandri Kitong” menegaskan bahwa, insiden malam takbiran telah ditangani secara hukum oleh Polres Halmahera Utara dan merupakan tindakan kriminal murni oleh oknum. Oleh karena itu, setiap upaya memelintir fakta, membangun narasi konflik, atau menggiring opini publik ke arah perpecahan adalah tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Menurut Sandri”

Baca Juga:  Unit Gakum Sat Lantas Polres Garut Tangani Laka Mobil Tabrak Warung Nasi Goreng

GAMKI memperingatkan dengan tegas: tidak boleh ada lagi gerakan tambahan maupun opini liar dalam bentuk apa pun. Setiap bentuk provokasi, agitasi, dan upaya mengganggu kedamaian akan berhadapan dengan sikap tegas seluruh elemen yang telah berkomitmen menjaga stabilitas daerah.

Penolakan terhadap kesepakatan damai sama dengan mengabaikan komitmen bersama dan berpotensi merusak tatanan sosial yang selama ini dijaga dengan susah payah oleh seluruh masyarakat Halmahera Utara.

“Halmahera Utara adalah rumah bersama. Tidak ada tempat bagi kepentingan sempit yang memecah belah. Semua pihak wajib tunduk pada komitmen damai yang telah disepakati bersama,” tegas Ketua GAMKI Halmahera Utara.

GAMKI mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, tidak terprovokasi, dan berdiri bersama menjaga persatuan dalam semangat Hibua Lamo—hidup rukun, damai, dan saling menghormati. Tutup Sandri

(Noval/Dj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan
‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:31 WIB

‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:28 WIB

‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil

Berita Terbaru