Antisipasi Lonjakan Arus Mudik 2026, Pos Lantas Tarahan Pasang Pembatas Jalan di Tanjakan Rawan Kecelakaan

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Selatan — KOMPAS1.id || Dalam upaya mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas menjelang arus mudik 2026, jajaran Pos Lantas Tarahan bersama Dinas Bina Marga dan Polres Lampung Selatan melakukan pemasangan pembatas jalan (barrier) di titik rawan tanjakan Tarahan, Kabupaten Lampung Selatan.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap tingginya risiko kecelakaan di jalur tanjakan Tarahan yang dikenal cukup curam dan padat kendaraan, khususnya kendaraan berat dan pemudik roda dua maupun roda empat saat musim libur panjang.

Petugas gabungan terlihat melakukan pemasangan beton pembatas di sepanjang sisi jalan guna mempersempit ruang manuver kendaraan agar lebih terkontrol, sekaligus meminimalisir risiko kendaraan keluar jalur atau tergelincir di area tikungan dan turunan tajam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan Pos Lantas Tarahan menyampaikan bahwa pemasangan barrier ini merupakan langkah preventif demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

“Menjelang arus mudik 2026, volume kendaraan dipastikan meningkat signifikan. Tanjakan Tarahan menjadi salah satu titik perhatian kami karena kerap terjadi kecelakaan. Dengan adanya pembatas jalan ini, diharapkan pengendara lebih berhati-hati dan risiko fatalitas dapat ditekan,” ujarnya.

Baca Juga:  *Bekerja Dengan Hati Nurani*

Sementara itu, pihak Bina Marga menegaskan bahwa pemasangan dilakukan sesuai standar keselamatan jalan dan akan terus dilakukan evaluasi berkala, termasuk penambahan rambu peringatan, marka jalan, serta penerangan di titik-titik gelap.

Kolaborasi antara Pos Lantas Tarahan, Bina Marga, dan Polres Lampung Selatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan jalur mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Tim Jurnalis Maestro Indonesia (JMI) mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik.

Dengan kesiapan infrastruktur dan pengamanan yang dimaksimalkan sejak dini, diharapkan arus mudik 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan minim kecelakaan.

(Tim Jurnalis Maestro Indonesia-(JMI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan
‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar
Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan
*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
Berita ini 124 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:44 WIB

Diduga Oknum LSM atau Wartawan Minta Uang Rp3 Juta, Masyarakat Desa Guradog Masih Menanti Kejelasan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:31 WIB

‎Siang Berubah Kelam: Kebakaran Melanda Kawasan Rimo, Sejumlah Rumah Hangus Terbakar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:13 WIB

Jembatan Perintis Garuda Hampir Rampung, Gotong Royong TNI dan Warga Wujudkan Akses yang Lama Dinantikan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:28 WIB

‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil

Berita Terbaru