PLTA Merangin Hidro Sampaikan Klarifikasi Terkait Debit Air Danau Kerinci

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
KERINCI – Humas PLTA Merangin Hidro Kerinci, Asroli, memberikan klarifikasi terkait turunnya debit air Danau Kerinci, Jambi. Klarifikasi tersebut disampaikan di Aula Hotel Mahkota Sungai Penuh, Kamis (5/2/2026), di hadapan wartawan serta perwakilan LSM Kerinci–Sungai Penuh.

Asroli menegaskan bahwa penurunan debit air Danau Kerinci tidak disebabkan oleh aktivitas operasional PLTA Merangin Hidro, melainkan akibat menurunnya curah hujan secara signifikan.
Ia memaparkan data analisis curah hujan yang menunjukkan penurunan drastis sepanjang Januari 2026.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap volume air Danau Kerinci.
“Kami tidak sedang membela diri. Data menunjukkan curah hujan memang turun drastis dan itu berdampak langsung pada debit air Danau Kerinci,” ujar Asroli.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, intensitas hujan selama Januari berada pada level sangat rendah. Bahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sempat melakukan teknologi modifikasi cuaca untuk mengendalikan kondisi cuaca.

Asroli menjelaskan bahwa dalam kondisi tertentu BNPB melakukan modifikasi cuaca untuk memicu hujan. Namun pada periode ini, BNPB justru melakukan modifikasi agar hujan tidak turun, berdasarkan pertimbangan teknis tertentu.

Baca Juga:  Kapolres Pekalongan Pimpin Apel Pengamanan Aksi Ujuk Rasa Mahasiswa Cipayung Raya

Lebih lanjut, Asroli mengungkapkan bahwa kebutuhan air PLTA Merangin Hidro mencapai 100 meter kubik per detik. Jika sepenuhnya mengandalkan air dari Danau Kerinci, maka danau tersebut berpotensi mengalami kekeringan dalam waktu singkat.
“PLTA tidak hanya bergantung pada Danau Kerinci.

Kami justru lebih banyak memanfaatkan air dari Sungai Batang Merangin,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan air Danau Kerinci selama ini justru memberikan dampak positif, terutama saat debit danau berada pada kondisi tinggi.

Asroli juga menyebutkan bahwa PLTA Merangin Hidro hanya menggunakan sekitar 40 persen air Danau Kerinci untuk mengoperasikan tiga turbin pembangkit listrik, sementara 60 persen pasokan air berasal dari Sungai Batang Merangin.
Berdasarkan data dan penjelasan tersebut, Asroli menepis anggapan bahwa PLTA Merangin Hidro menjadi penyebab utama menyusutnya debit air Danau Kerinci.

(Deni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Hukum Adalah Panglima : Ampas Desak Pemkab Aceh Singkil Taati Regulasi Terkait Kasus Kades Rajab
KEBAKARAN LANDA RESTORAN AYCE DI JALAN LOMBOK BANDUNG
Putra Terbaik Jurnalis Aceh Singkil Ikuti Tradisi Pembaretan TNI AD Gelombang 1 2026 ‎
Silaturahim HIPMI: Sinergi Lama-Baru untuk Wirausaha Berdikari
KAPOLRES OGAN ILIR RESMI BUKA TURNAMEN FUTSAL KAPOLRES CUP DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE-80*
DPC LAKI Dukung Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Kota Subulussalam
Viral di Media Sosial: Bansos Diduga Tidak Dibagikan dan Ditimbun di Desa Sukapura, Kecamatan Cidaun
Gubernur Dedi Mulyadi Gelar Sayembara Rp250 Juta untuk Tangkap Buronan Kasus Penyekapan Sadis di Bandung
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 15:51 WIB

‎Hukum Adalah Panglima : Ampas Desak Pemkab Aceh Singkil Taati Regulasi Terkait Kasus Kades Rajab

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:33 WIB

KEBAKARAN LANDA RESTORAN AYCE DI JALAN LOMBOK BANDUNG

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:27 WIB

Putra Terbaik Jurnalis Aceh Singkil Ikuti Tradisi Pembaretan TNI AD Gelombang 1 2026 ‎

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:20 WIB

Silaturahim HIPMI: Sinergi Lama-Baru untuk Wirausaha Berdikari

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:33 WIB

KAPOLRES OGAN ILIR RESMI BUKA TURNAMEN FUTSAL KAPOLRES CUP DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE-80*

Berita Terbaru