Jambore Literasi SD 2025 Mengasah Kreatifitas siswa di hadiri 6.000 peserta

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Kompas1.id
Jambore literasi 2025 kabupaten Bandung, yang diadakan di Tirta camelia merupakan ajang apresiasi bagi pegiat literasi dan gerakan literasi sekolah (GLS) melalui program tantangan literasi selama 9 bulan. Dinas Pendidikan bersama Komunitas Literasi Leksam Bedas ( Literasi Edukasi Keluarga sekolah anak dan masyarakat) yang dikukuhkan oleh Bupati Bandung berdasarkan SK Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung nomor : 421.2/2754.1-Disdik/2021. Diakhir program tantangan 9 bulan tersebut diselenggarakan Jambore Literasi dari 15-17 Desember 2025.

Kegiatan ini diikuti dari sekolah dasar se kabupaten bandung dan guru Paud serta PKBM dengan jumlah peserta 6.000 orang ujar Hildawati dalam laporan kegiatannya.

“Selama 3 hari, tempat ini – Tirta Camelia, akan bertransformasi menjadi sebuah taman bermain yang istimewa. Bukan taman bermain biasa, melainkan taman bermain yang dipenuhi oleh kata-kata, ide, buku, dan imajinasi tanpa batas.Jambore ini bukan sekadar kegiatan berkumpul. Jambore Literasi adalah sebuah pernyataan sikap. Pernyataan bahwa kita, generasi muda, percaya bahwa literasi adalah kunci utama untuk membuka pintu masa depan yang cerah. Literasi bukan hanya soal bisa membaca dan menulis.Literasi adalah kemampuan untuk memahami dunia, memecahkan masalah, berpikir kritis, dan berempati melalui kekuatan bahasa dan informasi.”, ujar Hildawati,S.Pd,M. AP ketua Pelaksana kegiatan Jambore literasi 2025

Hildawati menjelaskan bahwa Jambore juga sebagai ajang mengasah keterampilan kreatifitas, Menemukan Kekuatan dalam Cerita dan Buku, Membangun Jaringan Persahabatan Se-Kabupaten Bandung.

Di hari pertama jambore dibuka oleh Asep Kusumah, S.Sos,M.Si dan menyampaikan untuk menggerakan literasi numerasi disekolah.

“Mari terus kita jaga, nyala literasi numerasi ini, Sebagai pilar utama peradaban yang kita impi. Sebab bangsa yang maju, adalah bangsa yang paham, Bahwa di balik setiap deret, tersembunyi keseimbangan dan ketentraman.Teruslah berhitung, teruslah beranalisis, teruslah berkarya! Majulah pendidikan daerah kita, menuju Indonesia yang Emas!”

Andri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru