PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

- Penulis

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kritis Usai Kartu Merah Kemenangan 3-2 yang diraih PERSIB Bandung atas Bali United bukan sekadar hasil akhir, melainkan cerminan dari pertarungan keras yang penuh tekanan.

Pelatih Bojan Hodak secara terbuka mengakui bahwa tiga poin tersebut didapat dengan harga mahal, terutama setelah timnya dipaksa bermain dengan sepuluh orang di fase krusial pertandingan.

Sejak peluit awal dibunyikan, PERSIB sebenarnya tampil dominan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hodak melihat anak asuhnya mampu mengontrol ritme permainan, mendikte tempo, dan menekan lawan dengan cukup efektif. Namun, semua berubah drastis ketika kartu merah mengganggu keseimbangan tim.

Menurut pelatih asal Kroasia itu, sebelum insiden tersebut terjadi, PERSIB berada di jalur yang tepat untuk mengamankan laga tanpa banyak kesulitan.

“Sebelum kartu merah, kami memegang kendali penuh atas pertandingan,” tegasnya dalam konferensi pers usai laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu 12 April 2026.

Momentum pertandingan kemudian berbalik tajam. Bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit membuat PERSIB dipaksa bertahan lebih dalam, sementara Bali United mulai meningkatkan intensitas serangan.

Baca Juga:  Warga. kampung Buled Gotong Royong Beli Mesin Rumput Demi Lingkungan Bersih

Tekanan bertubi-tubi akhirnya membuahkan hasil bagi lawan, terutama saat kondisi fisik para pemain mulai menurun.

Hodak menyoroti bahwa faktor kelelahan menjadi titik lemah yang dimanfaatkan Bali United untuk mencetak gol.

“Ketika mereka unggul jumlah pemain dan kami mulai kehilangan energi, kami kebobolan,” jelasnya, menegaskan bagaimana situasi di lapangan berubah menjadi ujian ketahanan mental dan fisik.

Meski demikian, PERSIB menunjukkan karakter kuat. Dalam kondisi tertekan, mereka tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.

Disiplin bertahan dan semangat juang tinggi menjadi kunci yang memastikan kemenangan tetap berada di tangan mereka.

Kini, Hodak menegaskan bahwa euforia kemenangan tidak boleh berlarut. Fokus tim harus segera dialihkan ke laga berikutnya, karena perjalanan kompetisi masih panjang dan penuh tantangan.

“Yang terpenting, kami meraih tiga poin. Sekarang saatnya menatap pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dandim 0412/LU, Wabup & Kapolres Turun Langsung Tangani Kebakaran RSUD Mayjen H.M. Ryacudu Kotabumi
Bupati Hamartoni Turun Langsung, Tinjau Dampak RSUD Ryacudu Terbakar Pastikan Penanganan dan Keselamatan Pasien
Rangkaian Bunga Lintas Sektor Semarakkan Peresmian YLBH Garda Sakera
HUT Ke-11 Tekab 308, Satreskrim Lampung Utara Tegaskan Komitmen Buru Pelaku Kejahatan
Kebakaran Limbah Plastik di Kampung Jaya Sampurna Cikarang, Asap Tebal Selimuti Permukiman Warga
Klarifikasi Terkait Kehilangan Bantuan Akibat Isu Teknis Dalam Sensus Ekonomi ‎
Gedung UPTD Jalan dan Jembatan OKI-OI Rp3 Miliar Mangkrak! Kosong Melompang, Tak Ada Pegawai
Percepat Pemadaman Kebakaran TPA Taman Sari, Bupati Nanda Instruksikan Penanganan Cepat Lintas Sektor
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Dandim 0412/LU, Wabup & Kapolres Turun Langsung Tangani Kebakaran RSUD Mayjen H.M. Ryacudu Kotabumi

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Bupati Hamartoni Turun Langsung, Tinjau Dampak RSUD Ryacudu Terbakar Pastikan Penanganan dan Keselamatan Pasien

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:13 WIB

Rangkaian Bunga Lintas Sektor Semarakkan Peresmian YLBH Garda Sakera

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:41 WIB

HUT Ke-11 Tekab 308, Satreskrim Lampung Utara Tegaskan Komitmen Buru Pelaku Kejahatan

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Klarifikasi Terkait Kehilangan Bantuan Akibat Isu Teknis Dalam Sensus Ekonomi ‎

Berita Terbaru