Warga Sumur Gedang Desak Pemeriksaan Kepala Desa atas Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa dan BUMDes

- Penulis

Kamis, 6 November 2025 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai  Penuh Kompas1.id 

Laporan resmi bertanggal 10 Oktober 2025 itu ditujukan kepada Camat Pesisir Bukit. Dalam surat tersebut, para perangkat desa aktif memaparkan sederet kejanggalan dalam pengelolaan anggaran desa dan program BUMDes yang dinilai tidak sesuai dengan aturan.

BUMDes Terbengkalai, Dana Rp40 Juta Diduga Disalahgunakan

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu poin utama laporan menyoroti kondisi BUMDes Desa Sumur Gedang yang kini terbengkalai. Kepala desa disebut menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Ketahanan Pangan BUMDes di Jambi pada 9 Oktober 2025 tanpa melibatkan pengurus resmi.

Selain itu, terdapat dugaan penggunaan dana BUMDes tahun 2024 sebesar Rp40 juta untuk kepentingan pribadi. Hingga laporan dibuat, dana tersebut disebut belum dikembalikan ke kas BUMDes sebagaimana mestinya.

Pemecatan Sepihak dan Pemotongan BLT

Baca Juga:  IAIN Kerinci Kukuhkan 258 Wisudawan pada Wisuda ke-XI, Perkuat Komitmen Transformasi Menuju UIN

Warga juga menyoroti tindakan kepala desa yang memecat sejumlah perangkat lama dan menggantinya dengan yang baru tanpa prosedur sesuai peraturan. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) pun disebut tidak sesuai dengan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang).

aporan turut mencantumkan adanya dugaan pemotongan BLT triwulan pertama tahun 2025 sebesar Rp100 ribu per penerima, yang diduga dilakukan langsung oleh kepala desa.

“Uang bantuan untuk masyarakat kecil malah dipotong. Kami sangat kecewa,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tunjangan dan Program Pelatihan Dipertanyakan

Selain itu, pengelolaan tunjangan perangkat desa (PKPKD) juga dipersoalkan karena disebut tidak pernah diserahkan kepada staf desa. Beberapa jabatan seperti RT dan staf BPD.

(Deni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam
Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik
PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman
Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi
Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat
Jelang Idul Fitri 1447 H, Gas Elpiji 3 Kg di Sungai Penuh Langka, Harga Melonjak Hingga Rp35 Ribu
Pemkab Kerinci Bersama PT KMH Lakukan Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci
Satreskrim Polres Kerinci Ungkap Kasus Penggelapan di Siulak, Seorang Mahasiswa Diamankan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:20 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Kabid Memanas, Klarifikasi Sepihak Tuai Sorotan Tajam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 13:49 WIB

Diduga Aniaya Wanita di Tempat Karaoke, Oknum Pejabat Pemkot Sungai Penuh Disorot Publik

Senin, 23 Maret 2026 - 09:08 WIB

PHLASA COFFEE Akan Dibuka di Sungai Penuh, Sajikan Kuliner Tradisional dengan Suasana Nyaman

Minggu, 15 Maret 2026 - 03:20 WIB

Bejat Pemuda di Kerinci Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kini Diamankan Polisi

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:46 WIB

Polres Kerinci Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak Bersama Polri untuk Bantu Masyarakat

Berita Terbaru

Berita

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB