Semarak Budaya HUT Ke 34 Lampung Barat ,Pawai Adat Mangali Seni Tradisional Adat Lampung

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1 .id .– Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-34, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat. Minggu 21/9/2025 Menggelar Semarak Budaya dan Pentas di Lapangan Tanjung Menang Pekon Kenali, Kecamatan Belalau.

Acara tahunan ini menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas sekaligus melestarikan warisan budaya Lampung Barat. Berbagai pertunjukan seni tradisional ditampilkan, mulai dari pawai budaya dengan kostum adat, nyambai bebakhong (tarian bersama), hingga pesta sekura cakak buah yang meriah
Dihadiri Ribuan Masyarakat dan Tokoh Daerah.

Gelaran budaya ini turut dihadiri Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Wakil Bupati Mad Hasnurin, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Boby Irawan, para Sai Batin Paksi Pak Sekala Bekhak beserta Marga Liwa, Forkopimda, Ketua TP PKK Partinia Parosil Mabsus, Sekda Nukman, serta jajaran pejabat daerah lainnya. Ribuan masyarakat ikut memadati lapangan dan antusias mengikuti setiap rangkaian acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana semakin semarak ketika pawai budaya menampilkan berbagai atraksi yang sarat makna kearifan lokal. Acara dilanjutkan dengan nyambai bebakhong, dipandu langsung oleh tokoh adat sekaligus pelestari budaya, Musannip. Tarian khas Lampung Barat ini diikuti Bupati Parosil bersama tamu undangan dan masyarakat.
Pesan Bupati: Budaya Adalah Identitas dan Aset Lampung Barat.

Baca Juga:  Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menegaskan pentingnya menjaga budaya sebagai identitas daerah.
“Menjaga dan melestarikan seni dan budaya menjadi tanggung jawab kita bersama. Hari ini Lampung Barat dinobatkan sebagai kabupaten paling aman di Provinsi Lampung, salah satunya karena masyarakat masih memegang teguh adat istiadat,” ujar Parosil.

Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara pemerintah, kepaksian, dan masyarakat dalam melestarikan budaya. Menurutnya, tradisi yang ada di Lampung Barat harus terus dijaga agar dapat menjadi aset berharga di tingkat nasional maupun internasional.
“Dengan adanya pendidikan kebudayaan yang kita tanamkan sejak dini, semoga adat istiadat Lampung Barat tetap terjaga, lestari, dan menjadi kebanggaan bersama,” tambahnya.

Parosil menekankan bahwa di tengah derasnya arus digitalisasi, budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
“Kalau orang berbudaya, pasti dia punya adat istiadat, punya adab, dan bisa menghargai orang lain,” tegasnya;
Melalui Semarak Budaya HUT Lampung Barat ke-34, pemerintah berharap budaya daerah semakin dikenal luas sekaligus menjadi fondasi dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah perkembangan zaman.

*Syamsir Harni*
(Kabiro media Kompas1.id Lambar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hajad Dalem Labuhan Kadipaten Pakualaman Digelar di Pantai Glagah, Perkuat Nilai Luhur dan Keselarasan dengan Alam
Menemukan Kesadaran dalam Setiap Hembusan: Rahasia Nafas yang Tak Pernah Tidur ​Dalam riuhnya kehidupan modern,
Ritual Ngertakeun Bumi Lamba 2026: Silaturahmi Lintas Adat dan Sinergi Kemanusiaan
Tradisi Leluhur Tetap Terjaga, Masyarakat Luhah Rio Mendiho Gelar Penegakan Tiang Karamentang Setinggi 30 Meter Secara Gotong Royong
Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta
Pemkab Bandung Hadirkan Tiga Inovasi Baru untuk Pengembangan dan Pelestarian Budaya
‎Pesilat Aceh Singkil Rebut Medali di Pra-PORA 2026, Bupati Berikan Apresiasi ‎
Ribuan Warga Padati Bandung, Sambut Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 01:03 WIB

Hajad Dalem Labuhan Kadipaten Pakualaman Digelar di Pantai Glagah, Perkuat Nilai Luhur dan Keselarasan dengan Alam

Senin, 22 Juni 2026 - 02:48 WIB

Menemukan Kesadaran dalam Setiap Hembusan: Rahasia Nafas yang Tak Pernah Tidur ​Dalam riuhnya kehidupan modern,

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:19 WIB

Ritual Ngertakeun Bumi Lamba 2026: Silaturahmi Lintas Adat dan Sinergi Kemanusiaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:09 WIB

Tradisi Leluhur Tetap Terjaga, Masyarakat Luhah Rio Mendiho Gelar Penegakan Tiang Karamentang Setinggi 30 Meter Secara Gotong Royong

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:14 WIB

Lampah Budaya Mubeng Beteng, Tradisi Khidmat Sambut Tahun Baru Jawa Be 1960 di Keraton Yogyakarta

Berita Terbaru

Berita

Becak, Tumpeng, dan Doa Ulang Tahun ke-65 Presiden ke-7 RI

Senin, 29 Jun 2026 - 15:21 WIB

Berita

Becak, Tumpeng, dan Doa Ulang Tahun ke-65 Presiden ke-7 RI

Senin, 29 Jun 2026 - 15:16 WIB