Optimalisasi Transformasi Pos yandu Melalui 6 standar Pelayanan Minimal

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab Bandung, KOMPAS1.id

Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Roadshow Optimalisasi Transformasi Posyandu dalam rangka perluasan dan pelayana posyandu dari fokus kesehatan ibu dan anak menjadi enam bidang pelayanan standar minimal ( SPM ) yang meliputi pendidikan , kesehatan, pekerjaan umum , perumahan rakyat , ketertiban umum, dan linmas serta sosial.

Kegiatan Roadshow Optimalisasi Transformasi Posyandu dititik pusatkan di GOR Kelurahan Baleendah dengan menghadirkan berbagai Ketua Posyandu dan Sekretaris dari seluruh posyandu se Kecamatan Baleendah, Senin ( 15/9/25 ).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Camat Baleendah Eef Syarif Hidayatulloh mengapresiasi kegiatan tersebut tentunya dengan rasa syukur dapat melaksanakan kegiatan yang sangat mulia sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

Kecamatan Baleendah bertipe kelurahan dan desa maka dari itu untuk menjaga kesimbangan dan Kecamatan Baleendah merupakan paling padat penduduknya maka dari itu denga tingkat sosial dengan berbagai permaslahan yang dihadapi terdiri dari 148 posyandu mendukung program ini

Bahwa posyandu itu sebagai pelayan terpadu artinya semua kepentingan masyarakat ada di posyandu tidak lagi dibidang kesehatan akan tetapi menjadi pusat data terdepan diantara termasuk juga bidang sosial kamtibmas artinya bahwa tugas kedepan sangat luar biasa maka dari itu kita berharap kedepan posyandu merupakan big data yang terpusatkan terkolaborasi tetapi merupakan akurasi data yang terdepan yang memang hampir nyaris dekat dengan masyaraktnya.

Tim Pembina Posyandu tingkat Kabupaten Bandung, Hj. Tintin Cakra Amiyana memaparkan hari ini kita adakan roadshow secara serentak tiap kecamatan dan harus dipenuhi oleh posyandu dan nantinya akan menjadi penilaian dari pusat diharapkan disetiap posyandu harus ada 6 SPM disamping itu diberikan pemahaman tentang Sipandu Bedas ini adalah aplikasi tentang posyandu yang baru pertamakali di Indonesia diterapkan dan Kabupaten Bandung yang memiliki aplikasi tersebut, dan aplikasi tersebut mencatat setiap keluhan warga bisa dilihat oleh kepala desa maupun Camat.

Baca Juga:  Warga Pekalongan Dikejutkan Penemuan Pemuda Gantung Diri di Atap Rumah Ibunya

Bahwa posyandu sekarang tidak hanya meliputi penimbangan ibu hamil dan anak tetapi bisa meliluti 6 SPM yang tadi di sebutkan yaitu meliputi pendidikan dimana tugasnya tercatat dan membikin laporan diposyandu warga yang putus sekolah dilingkungannya.

Kesehatan menyangkut penimbangan bayi balita dan ibu hamil serta mencatat lansia tetapi ditambah juga dengan remaja dan dewasa yang ada lilingkungannya.

Mengenai Perkerjaan Umum bahwa posyandu bisa terlibat secara tidak langsung dan harus mengetahui bahwa jalan tersebut kewenangan Kabupaten atau Provinsi, seandainya ada aduan dari masyarakat hal tersebut bisa disampaikan ke pihak desa

Terkait dengan Perumahan Rakyat didalam dasa wisma desa tercatat rumah layak huni, jadi pihak posyandu dalam hal sebagai pelaporan dan mencatat dilingkungannya untuk memberikan laporan kepihak desa didorong dengan peran RT/RW yang sangat penting.

Diakhir kegiatan diisi edukasi tentang pisyandu dan sesi tanya jawab

Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru