Dedi Mulyadi Lontarkan Peringatan Keras: Pengawasan Dana Desa Makin Ketat, Penyimpangan Tak Akan Dibiarkan

- Penulis

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Subang, 13 Mei 2026 – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali melontarkan peringatan tegas dan keras kepada seluruh kepala desa serta jajaran pemerintah daerah. Saat menghadiri pelantikan pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Subang hari Rabu, ia menegaskan bahwa pengawasan penggunaan dana desa kini diperketat, dan segala bentuk penyimpangan tidak akan lagi dibiarkan begitu saja.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi menyoroti dua hal utama: lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani persoalan masyarakat, serta pengelolaan anggaran desa yang harus benar-benar tepat sasaran. Ia mengingatkan bahwa seluruh dana yang dialokasikan untuk desa bersumber dari uang rakyat, sehingga wajib dimanfaatkan sepenuhnya demi kepentingan warga — mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan dasar, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat desa secara luas.

KDM, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa masa-masa pengelolaan anggaran yang longgar dan penuh celah penyimpangan sudah berakhir. Saat ini, mekanisme pengawasan terhadap keuangan desa jauh lebih ketat dan terintegrasi, bahkan melibatkan langsung aparat penegak hukum untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan wewenang maupun pencurian uang negara di tingkat paling bawah.

“Kalau dulu kepala desa suka meriang kalau ditelepon jaksa, sekarang langsung Jamintel (Jaksa Pengawas Penyuluh Hukum) yang mengawasi desa,” ujar Dedi tegas di hadapan ratusan peserta acara, yang langsung disambut perhatian serius seluruh hadirin.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bagi seluruh aparatur desa dan perangkat pemerintahan agar jauh lebih berhati-hati, tertib, dan patuh aturan dalam mengelola setiap rupiah anggaran yang ada. Dedi menekankan, kepercayaan masyarakat adalah modal utama, dan itu hanya bisa didapatkan jika pengelolaan keuangan dilakukan secara terbuka, transparan, dan bebas dari kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Ia berharap, ke depannya seluruh kepala desa dan pemerintah daerah mampu bekerja lebih cepat, lebih tanggap, dan lebih bertanggung jawab. Segala kebijakan dan penggunaan anggaran harus berlandaskan pada manfaat nyata bagi warga, bukan sebaliknya merugikan rakyat dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa akuntabilitas dan integritas menjadi syarat mutlak dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, dan pelanggaran akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan
Ngahiji Dina Napas, Raga-Rasa-Jiwa: Seni Pernapasan Usik Budi Bawana Tekankan Harmoni Fisik dan Spiritual
Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu
Tegakkan Kedisiplinan Personel, Bid Propam Polda Jabar Gelar Gaktibplin Skala Besar di Polres Majalengka
“GAMMA Resmi Surati Kejari Lebak, Dorong Penegakan Hukum atas Temuan LHP BPK”
KEGIATAN TERAKHIR PENUH MAKNA, Momen Manasik Haji Jadi Kenangan Indah Jelang Wisuda Anak-Anak
Pelayanan BAPENDA Kabupaten Bandung Dinilai Sangat Memuaskan, Warga Apresiasi Integritas Petugas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:31 WIB

Mantan Menteri Ristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WIB

Gagalkan Penyelundupan Narkoba Lewat Modus Pelemparan, 2 Petugas Diganjar Piagam Penghargaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:41 WIB

Ngahiji Dina Napas, Raga-Rasa-Jiwa: Seni Pernapasan Usik Budi Bawana Tekankan Harmoni Fisik dan Spiritual

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

Dedi Mulyadi Lontarkan Peringatan Keras: Pengawasan Dana Desa Makin Ketat, Penyimpangan Tak Akan Dibiarkan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:07 WIB

Sentra Abiyoso dan Dinsos Gelar Sunatan Massal Gratis untuk Anak Kurang Mampu

Berita Terbaru