Pelajar 12 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Lolong Pekalongan Sempat Berusaha di Selamatkan Teman

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 03:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id
Polre Pekalongan – Polda Jateng – Seorang pelajar berusia 12 tahun ditemukan tewas tenggelam di Sungai Lolong, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, Jumat (12/09/2025) sore. Korban sebelumnya sempat berusaha diselamatkan oleh temannya, namun terbawa arus deras sungai.

Kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Desa Lolong, Sholehudin (50), yang menerima informasi dari warga sekitar pukul 15.00 wib.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Ipda Warsito, S.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban berinisial MLH (12) warga Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebelum kejadian, korban bersama beberapa temannya baru saja selesai latihan hadroh di rumah salah satu temannya. Mereka kemudian memutuskan mandi di Sungai Lolong. Saat melompat ke sungai, korban terbawa arus dan tidak bisa menyelamatkan diri,” ujar Ipda Warsito saat dikonfirmasi, Jumat malam (12/09/2025).

Salah satu saksi, Alif (15), yang juga ikut mandi, melihat korban sempat melompat dari batu ke tengah sungai. Korban lalu terlihat kesulitan melawan arus. Teman-temannya berusaha menolong, namun tidak berhasil.

“Salah satu temannya sudah mencoba menyelamatkan korban dengan menarik tubuhnya di sungai, tapi tidak kuat menahan arus dan akhirnya korban terlepas,” tambah Warsito.

Baca Juga:  Polisi Amankan Gereja Jelang Natal Sterilisasi dan Pengamanan Kota Bandung

Ditemukan Mengapung, Dinyatakan Meninggal

Sekitar 150 meter dari lokasi awal, tepat di bendungan wilayah Dukuh Sampel, jasad korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan mengapung. Korban kemudian dibawa warga ke RSUD Kajen, namun sudah dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis.

“Dari hasil pemeriksaan dokter RSUD Kajen, korban datang dalam kondisi sudah meninggal,” terang Kasubsi Penmas.

Korban ditemukan tanpa mengenakan baju atasan, hanya mengenakan celana panjang warna krem. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan pihak kepolisian menduga kuat kematian murni akibat tenggelam.

“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, kejadian ini murni musibah. Keluarga korban telah menerima dan jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan,” kata Warsito.

Lebih lanjut, Kasubsi Penmas mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terlebih di musim peralihan yang membuat arus sungai lebih deras dari biasanya.

“Kami mengingatkan agar kegiatan di sungai diawasi, terutama anak-anak. Sungai bisa tampak tenang di permukaan, tapi memiliki arus bawah yang kuat dan berbahaya,” tutup Ipda Warsito. (Totok)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru