Wakil Walikota Bandung H. Erwin Menyebut Kesehatan Adalah Pondasi Utama

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 00:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, KOMPAS1.id
Pemerintah Kota Bandung meresmikan Pos Kesehatan Pesantren Nurul Iman dalam rangka ” Gerakan Aksi Bergizi sekaligus peluncuran model Pesantren Sehat ” bertempat di Aula Pesantren Nurul Iman , Jl Cibaduyut Raya Blok TVRI III RT03/03 Kelurahan Cibaduyut Kecamatan Bojongloa Kidul, Rabu (10/9/25).

Kehadiran Pos Kesehatan Pesantren ( Poskestren ) diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesehatan santri.

Wakil Wali Kota Bandung, H.Erwin menyebut, kesehatan adalah pondasi utama pembangunan bangsa. Hadirnya Poskestren akan membantu mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“RPJMD Kota Bandung 2025–2029 telah menempatkan sektor kesehatan sebagai prioritas dengan menekankan upaya promotif dan preventif.

Dengan Poskestren, kita ingin santri tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki tubuh bugar, mental kuat, dan sosial yang tangguh,” ujarnya.

Erwin juga mengingatkan, santri adalah aset berharga bangsa yang harus dijaga sejak dini kesehatannya. Ia mendorong para santri untuk membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat.

“Santri yang kuat bukan hanya sehat jasmani, tetapi juga tangguh secara mental, adaptif secara sosial, dan cerdas secara budaya. Ilmu yang kalian dapatkan di pesantren ini harus menjadi bekal untuk kehidupan, baik di dunia maupun akhirat,” tutur Erwin.

Erwin pun menyoroti masalah kesehatan yang kerap dialami remaja, salah satunya anemia. Kondisi ini, katanya, berdampak pada konsentrasi belajar dan kualitas hidup.

“Peningkatan derajat kesehatan di pesantren tidak bisa ditunda. Mari biasakan pola makan bergizi seimbang, perilaku hidup bersih, serta pemeriksaan kesehatan rutin,” tambahnya.

Baca Juga:  PANIT BINMAS POLSEK MARGAASIH POLRES CIMAHI SOSIALISASI BAHAYA NARKOBA SAMA IBU IBU PKK

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Sony Adam menjelaskan, Poskestren dirancang sebagai pusat layanan kesehatan di lingkungan pesantren.

Programnya mencakup edukasi gizi, aksi bergizi berupa makan bersama dengan menu seimbang, minum tablet tambah darah bagi santriwati, pembinaan kader santri Husada, hingga pemeriksaan kesehatan dasar oleh puskesmas.

“Target kami adalah terbentuknya Poskestren dengan struktur yang aktif serta peningkatan pengetahuan 120 santri terkait gizi seimbang dan perilaku hidup sehat. Program ini didukung Dana Alokasi Khusus non-fisik tahun anggaran 2025,” jelas Sony.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar, R. Vini Adiani Dewi menilai, inisiatif Poskestren sebagai langkah membanggakan.

“Saya apresiasi, Kota Bandung siap membangun Poskestren di pesantren-pesantren lain. Ini bukan hanya kebanggaan Kota Bandung, tapi juga Jawa Barat. Kesehatan remaja, khususnya santri, adalah modal berharga menuju Indonesia Emas,” ujarnya.

Sedangkan, Ketua Yayasan Pesantren Nurul Iman, KH Khoiruddin Aly berterima kasih atas perhatian Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar terhadap dunia pesantren. Ia menilai, kesehatan santri sama pentingnya dengan pembinaan akhlak.

“Dengan pola makan teratur dan lingkungan bersih, insyaallah santri lebih sehat jasmani maupun rohani. Dari 2.500 santri, baru 1.300 yang bisa ditampung di asrama. Kami berharap dukungan untuk melengkapi fasilitas yang ada,” ujarnya.

Acara peresmian ditandai dengan pembacaan deklarasi Poskestren oleh Santri Husada serta penyerahan simbolis SK Poskestren dan bantuan alat kesehatan dari Wakil Wali Kota Bandung kepada pengurus pesantren.

Disk/Dhany

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah
‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎
Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026
Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan
Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini
Tinjau Lokasi 20 Hektare, Wali Kota Subulussalam Bawa Tim Verifikasi Pusat ke Calon Lahan Sekolah Nasional Integritas di Lae Saga
Menanam Integritas Sejak Dini: KPK Luncurkan Panduan Pendidikan Antikorupsi untuk Sekolah
‎Perkebunan Astra Adakan Bakti Sosial di Aceh Singkil Berupa Donor Darah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:26 WIB

Kisah Pilu di Balik Pembongkaran Bangunan Liar Jalan Eyckman: Sri Pasrah Lapak 20 Tahun Rata dengan Tanah

Rabu, 13 Mei 2026 - 04:08 WIB

‎PGRI Aceh Singkil Teguhkan Dukungan Terhadap Program Pendidikan Bupati Demi Mewujudkan Generasi Unggul dan Martabat ‎

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:14 WIB

Pemkab Bandung Optimistis Capai 100 Persen Kepatuhan Pelaporan Pajak Sebelum Rekonsiliasi Juni 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:06 WIB

Diduga Aksi Berulang, Warga Kalbar Pertanyakan Ketegasan Aparat Tangani Dugaan Penipuan dan Tindak Kekerasan

Selasa, 12 Mei 2026 - 08:26 WIB

Tinjau Lokasi SNT di Lae Saga, Kadisdik Subulussalam: Hanya 50 Daerah di Indonesia Dapat Program Ini

Berita Terbaru