Bupati Aceh Singkil Tegaskan Verifikasi Data Pelaku Usaha Korban Banjir Harus Objektif, Akurat dan Tepat Sasaran

- Penulis

Jumat, 18 September 2026 - 11:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎

‎ACEH SINGKIL kompas1.id
Bupati Aceh Singkil H. Safriadi Oyon, SH memimpin Rapat Verifikasi dan Validasi Pelaku Usaha Terdampak Banjir Hidrometeorologi Tahun 2025 di Op-Room Kantor Bupati Aceh Singkil, Jumat (18/9/2026).
‎
‎Rapat tersebut dihadiri ketua MPU, H. Roesman Hasmy, Pj. Sekda Aceh Singkil H. Edy Widodo, S.K.M., M.Kes, Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM, Plt. Kadis DPMK, Plt. Kadis Kominfo, 7 Camat dan serta 58 keuchik yang wilayahnya terdampak bencana.
‎
‎Bupati menegaskan, verifikasi dan validasi data bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi menjadi dasar penting dalam memastikan kebijakan pemerintah diberikan secara tepat kepada masyarakat yang benar-benar terdampak.
‎
‎ *“Rapat ini menyangkut data, hak masyarakat, dan ketepatan kebijakan pemerintah. Karena itu, proses verifikasi dan validasi harus dilakukan dengan integritas, kehati-hatian, serta berdasarkan fakta yang benar-benar ditemukan di lapangan,” tegas Bupati.*
‎
‎Safriadi meminta seluruh tim berpegang pada prinsip objektif, transparan, akurat, tidak diskriminatif, dan akuntabel.
‎
‎Setiap data harus memiliki dasar dan bukti yang jelas, mulai dari identitas pelaku usaha, alamat dan keberadaan usaha, kondisi usaha hingga tingkat dampak dan kerugian yang dialami.
‎
‎ *“Jangan sampai data dipengaruhi hubungan keluarga, kedekatan, tekanan, ataupun kepentingan pihak tertentu. Yang kita ukur adalah fakta dan kondisi nyata. Data harus benar, proses harus bersih, dan hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya* .
‎
‎Bupati juga meminta camat dan keuchik terlibat aktif membantu tim verifikator.
‎
‎Sebagai pihak yang paling mengetahui kondisi wilayah dan masyarakat, pemerintah kecamatan dan desa diharapkan memberikan informasi secara jujur, terbuka dan bertanggung jawab.
‎
‎ *“Pastikan masyarakat yang benar-benar terdampak tidak terlewat dan yang tidak memenuhi kriteria tidak dimasukkan. Jangan ada yang ditutupi, tetapi juga jangan ada data yang ditambahkan tanpa alasan dan bukti yang kuat,” kata Safriadi.*
‎
‎Menurutnya, ketelitian dalam proses verifikasi menjadi sangat penting agar tidak terjadi kesalahan yang dapat merugikan masyarakat.
‎
‎Pemerintah daerah, kata dia, harus memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh pihak yang membutuhkan.
‎
‎ *“Kita tidak sedang sekadar menyusun daftar. Kita sedang memastikan kebijakan pemerintah menyentuh masyarakat yang tepat. Karena itu, saya minta seluruh tim bekerja dengan kejujuran, ketelitian, keberanian, dan rasa tanggung jawab,” tegasnya.*
‎
‎Bupati berharap proses verifikasi dan validasi tersebut menghasilkan data yang valid, objektif dan dapat dipertanggung-jawabkan.
‎
‎ *“Jangan sampai masyarakat yang benar-benar terdampak kehilangan haknya hanya karena proses verifikasi yang tidak cermat. Kita pedomani saja Juknis yang sudah ada, maka insya Allah proses verifikasi dan validasi pasti akan terlaksana dengan baik,” pungkas Bupati.*
‎
‎Rapat ini berjalan dinamis dan konstruktif sekaligus membuka ruang diskusi untuk mendengarkan saran dan masukan dari para Camat dan Keuchik yang berhadir.
‎
‎Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru