Kompas1.id SERUYAN
Kalimantan Tengah, Tidak hanya melakukan penyuluhan langsung, Tim Satgas Penyuluh Mabes TNI di Kabupaten Seruyan juga merangkul media massa. Kolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia / PWI Kabupaten Seruyan menjadi strategi baru untuk memperluas kampanye pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan / Karhutla hingga ke pelosok desa.
Tim Satgas yang bertugas di Seruyan dipimpin oleh Kolonelt TNI Laut Anwar Eddy Sanjaya. Ia didampingi sejumlah Perwira Menengah lainnya yakni Kolonel TNI AL I Nengah Sukadana, Kolonel TNI AL Imam Mahdi, Kolonel TNI AL Ariyo Widi Sumanggono, dan Kolonel TNI AL Mar Jaka Sulistiana Putra. Yg
Dalam pertemuan dengan pengurus PWI Seruyan, Pada September 2026, Kolonel Anwar menegaskan peran media sangat vital dalam penanganan Karhutla.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“PWI khususnya di Kabupaten Seruyan merupakan mitra strategis kami. Melalui tulisan, berita, dan kanal media, PWI bisa mengkampanyekan dan mengedukasi masyarakat dalam pencegahan, penanganan, serta mitigasi Karhutla. Diskusi dan kolaborasi ini adalah salah satu langkah nyata kami,” ujarnya.
Ketua PWI Kabupaten Seruyan Hendri Editia menyambut baik sinergi tersebut. Ia menyatakan jurnalis siap menjadi corong informasi kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi. Organisasi kami berisikan para jurnalis yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami siap mendukung penuh kampanye ini melalui pemberitaan yang edukatif dan masif,” tegas Hendri.
Penurunan ratusan personel dari Mabes TNI ke daerah-daerah rawan Karhutla, termasuk Seruyan, merupakan bentuk keseriusan Pemerintah dalam menghadapi musim kemarau tahun ini.
Dengan kolaborasi TNI dan media ini, diharapkan kesadaran masyarakat di Kabupaten Seruyan meningkat sehingga target “Zero Karhutla 2026” dapat terwujud.
(Noval).










