Gunung Anak Krakatau Meletus 4 Kali dalam Sejam, Kolom Abu Mencapai 300 Meter

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Gunung Anak Krakatau yang terletak di perairan Selat Sunda kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan. Gunung berapi tersebut tercatat meletus sebanyak empat kali hanya dalam kurun waktu satu jam saja, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah pesisir.

Rangkaian erupsi pertama tercatat terjadi pukul 04.11 WIB dengan amplitudo maksimum 33 milimeter. Tak berselang lama, letusan kedua menyusul pada pukul 04.19 WIB dengan amplitudo yang lebih besar, yakni mencapai 60 milimeter, menandakan tekanan di dalam gunung semakin meningkat.

Kemudian, letusan ketiga terjadi pada pukul 04.28 WIB dengan amplitudo maksimum 70 milimeter. Aktivitas vulkanik ini memuncak pada pukul 05.46 WIB, di mana letusan keempat teramati secara visual menjadi yang terbesar dari rangkaian kejadian tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari puncak letusan, kolom abu vulkanik terlihat menjulang setinggi 300 meter di atas puncak gunung, atau setara dengan 457 meter di atas permukaan laut. Abu yang berwarna hitam pekat itu terlihat bergerak perlahan ke arah barat dan barat laut, terbawa arus angin yang sedang berhembus di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Respon Cepat Layanan 110, Polres Way Kanan Bekuk Tiga Pelaku Diduga Pengedar Sabu Dengan Total 32,83 Gram

Badan Geologi dan pihak berwenang mengingatkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini masih berada pada tingkat yang tinggi. Meskipun belum ada laporan dampak kerusakan yang serius, potensi letusan susulan tetap terbuka lebar kapan saja.

Pemerintah melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir Selat Sunda untuk tetap waspada. Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 5 kilometer dari kawah gunung dan selalu memantau informasi resmi dari pihak berwenang.

Keselamatan menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian aktivitas gunung berapi ini. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun tidak lengah, serta senantiasa mengikuti arahan dan peringatan resmi agar terhindar dari bahaya yang mungkin timbul akibat letusan lanjutan maupun dampak abu vulkanik.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut HUT Kuningan Ke-528 LSM Penjara Kuningan Indonesia Matangkan Persiapan Karnaval.
Oknum BPG Diduga Cawe-cawe Pilkades Bangun Sari, Kendalikan Dana Desa — PJ Kades Dinilai Sekadar Boneka
‎AMPAS: Pemda Aceh Singkil Diduga Tidak Serius Memperjuangkan Hak Masyarakat Korban Banjir Terkait Penyaluran JADUP ‎
Abu Semburan Gunung Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Lebak, Warga Diminta Gunakan Masker”
Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Bangun Sari 2025-2026 Saat Pilkades Mencuat, Masyarakat Minta Inspektorat Turun
Strategi Polres Pekalongan dan Perhutani Padamkan Kebakaran Hutan di Petungkriyono
*Polda Jateng Intensifkan Penanganan Kebakaran TPA Putri Cempo, Pemadaman Dilakukan dari Udara*
SEMPAT RICUH, MEDIASI GABUNGAN ORMAS, LSM DAN MEDIA PETAMANDALA DENGAN PIHAK SMK HM BERAKHIR DAMAI
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 09:19 WIB

Sambut HUT Kuningan Ke-528 LSM Penjara Kuningan Indonesia Matangkan Persiapan Karnaval.

Minggu, 6 September 2026 - 08:27 WIB

Oknum BPG Diduga Cawe-cawe Pilkades Bangun Sari, Kendalikan Dana Desa — PJ Kades Dinilai Sekadar Boneka

Minggu, 6 September 2026 - 08:25 WIB

‎AMPAS: Pemda Aceh Singkil Diduga Tidak Serius Memperjuangkan Hak Masyarakat Korban Banjir Terkait Penyaluran JADUP ‎

Minggu, 6 September 2026 - 04:26 WIB

Abu Semburan Gunung Anak Krakatau Terbawa Angin hingga Lebak, Warga Diminta Gunakan Masker”

Minggu, 6 September 2026 - 01:00 WIB

Strategi Polres Pekalongan dan Perhutani Padamkan Kebakaran Hutan di Petungkriyono

Berita Terbaru