Munas III PJS Tuntas, Mahmud Marhaba Terpilih Aklamasi Pimpin PJS Periode 2026–2027

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1. I’d, Jakarta

Musyawarah Nasional (Munas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) resmi menetapkan Mahmud Marhaba sebagai Ketua Umum PJS periode 2026–2027 melalui mekanisme aklamasi. Keputusan itu menjadi penutup agenda pemilihan ketua yang berlangsung di Jakarta, Selasa (21/7/2026), setelah seluruh peserta dari 22 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menyatakan dukungan penuh kepada calon tunggal tersebut.

Usai seremoni pembukaan yang berlangsung sejak pagi, forum Munas langsung memasuki agenda utama, yakni pemilihan Ketua Umum. Karena hanya terdapat satu kandidat, sejumlah tahapan pemungutan suara tidak dilaksanakan. Sidang pleno kemudian difokuskan pada penyampaian pandangan umum dari seluruh DPD yang hadir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana sidang berlangsung hangat, penuh semangat, sekaligus sarat harapan. Satu per satu perwakilan DPD menyampaikan evaluasi, masukan, dan aspirasi terhadap perjalanan organisasi. Benang merah dari seluruh pandangan itu adalah harapan agar PJS di bawah kepemimpinan Mahmud Marhaba semakin solid, profesional, dan mampu mewujudkan cita-cita besar menjadi konstituen Dewan Pers.

“DPP akan mempertimbangkan semua pandangan umum yang disampaikan oleh DPD,” ujar Mahmud di hadapan peserta Munas.
Dalam pemaparannya, Mahmud kembali menjelaskan alasan diterapkannya masa kepengurusan selama satu tahun. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi organisasi untuk menciptakan kepemimpinan yang produktif, terukur, dan berorientasi pada kinerja.

Salah satu indikator utama yang menjadi tolok ukur adalah pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di setiap daerah.
“Dengan Musda yang dilaksanakan setiap tahun, kita bisa menilai kinerja pengurus secara objektif karena ada ukuran yang jelas. UKW menjadi salah satu barometernya,” tegas Mahmud.

Baca Juga:  Jadwal Pemadaman Listrik di Bandung, Minggu 21 Juni 2026: Sejumlah Wilayah Terdampak Hingga Tiga Jam

Ia menilai masa jabatan yang terlalu panjang justru kerap membuat program organisasi baru berjalan menjelang akhir periode kepengurusan.
“Pengalaman menunjukkan, jika masa jabatan terlalu lama, banyak program baru dikerjakan di penghujung periode. Itu tidak efektif bagi organisasi. Karena itu, PJS melakukan terobosan dengan menetapkan kepengurusan satu tahun agar setiap pengurus terdorong bekerja sejak awal,” jelasnya.

Mahmud juga menegaskan bahwa Munas III bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting yang akan menjadi bagian dari sejarah perjalanan organisasi dan pers nasional.
“Mari menjadi bagian dari sejarah itu. Mari persembahkan tenaga, pikiran, waktu, dan kemampuan terbaik yang kita miliki demi kemajuan organisasi yang kita cintai. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh DPD dan DPC yang kembali memberikan kepercayaan kepada saya. Bersama-sama kita besarkan PJS,” pungkasnya.

Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Maluku, menjadi gambaran nyata semakin kuatnya konsolidasi internal PJS. Foto bersama seluruh peserta usai Munas III pun menjadi simbol persatuan dan tekad bersama untuk membawa organisasi melangkah ke fase berikutnya.
Dengan terpilihnya kembali Mahmud Marhaba secara aklamasi, PJS kini menatap agenda besar berikutnya, yakni memperkuat kualitas sumber daya wartawan, memperluas konsolidasi organisasi di seluruh Indonesia, serta mempercepat langkah menuju pengakuan sebagai konstituen Dewan Pers.

Pewarta : Reno. Sli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

REPRESI KRIMINAL: Aksi Begal Motor Sasar Pelajar Terjadi di Gang Sukatenang, Pamoyanan
Kasta Wiguna Buka Muscam KNPI, Dorong Pemuda Jadi Motor Penggerak Perubahan
Mengapa Kita Percaya Kebohongan: Sebuah Pelajaran Psikologis Abadi dari Tahun
Polsek Baleendah Gelar Razia Knalpot Bising, Kendaraan Langsung Dipasang Knalpot Standar
POLIKLINIK LAPAS GARUT RAIH AKREDITASI “PARIPURNA” KEMENTERIAN KESEHATAN RI
Mengoptimalkan Energi dan Fokus dengan Ketofastosis
Pengukuhan AMKI Ogan Ilir Berlangsung Sederhana dan Penuh Hidmad.
Kontroversi Video IF, Gmaks Minta KPK Pantau Seleksi BUMD
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:05 WIB

REPRESI KRIMINAL: Aksi Begal Motor Sasar Pelajar Terjadi di Gang Sukatenang, Pamoyanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:33 WIB

Munas III PJS Tuntas, Mahmud Marhaba Terpilih Aklamasi Pimpin PJS Periode 2026–2027

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:02 WIB

Kasta Wiguna Buka Muscam KNPI, Dorong Pemuda Jadi Motor Penggerak Perubahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 02:27 WIB

Mengapa Kita Percaya Kebohongan: Sebuah Pelajaran Psikologis Abadi dari Tahun

Selasa, 21 Juli 2026 - 01:36 WIB

Polsek Baleendah Gelar Razia Knalpot Bising, Kendaraan Langsung Dipasang Knalpot Standar

Berita Terbaru