Kompas1.id MINAHASA SELATAN,
11 Juli 2026* – Maraknya aktivitas para pemain “mafia” BBM jenis Solar yang diduga ilegal di wilayah Kapitu, Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan menjadi sorotan dan pertanyaan besar publik.
Praktik yang diduga kuat merugikan negara ini dinilai berjalan bebas tanpa ada tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum.
Informasi dan pemberitaan terkait aktivitas *PT Ordo Pratama Optimal* sudah viral di berbagai media online dan media sosial. Namun hingga kini publik belum melihat adanya langkah hukum nyata dari jajaran Polda Sulut maupun Polres Minahasa Selatan, khususnya Satuan Reskrim dan Unit Tipidter.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
*Desakan Turunkan Tim Gabungan*
Warga dan elemen masyarakat mendesak agar aparat dari *BPH Migas, BIN, Bais TNI, Mabes Polri, dan Polda Sulut* segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Ini sudah bukan rahasia umum lagi. Aktivitas BBM ilegal di Kapitu Amurang sudah sangat meresahkan dan merugikan negara. Kami mendesak aparat jangan tutup mata. Periksa semua pihak terkait, termasuk oknum yang diduga sengaja membiarkan atau main mata dengan para pelaku,” ujar perwakilan masyarakat.
Menurut warga, pembiaran terhadap praktik ilegal migas ini mencoreng nama baik institusi Polri dan menimbulkan kecurigaan adanya pembiaran yang sistematis.
*4 Tuntutan Tegas Masyarakat Minsel:*
1. *Usut Tuntas*: Buka dan proses hukum semua pihak yang terlibat dalam jaringan ilegal migas di Minsel, termasuk PT Ordo Pratama Optimal.
2. *Periksa Oknum*: Lakukan pemeriksaan internal terhadap aparat yang diduga membekingi atau main mata dengan mafia BBM.
3. *Sita Aset Hasil Kejahatan*: Terapkan pasal TPPU – Tindak Pidana Pencucian Uang untuk memiskinkan para pelaku.
4. *Transparansi*: Umumkan ke publik hasil penanganan kasus ini secara terbuka.
*Negara Dirugikan, Hukum Jangan Tumpul*
“Kalau hanya rakyat kecil yang ditindak, sementara mafia besar dibiarkan, itu artinya hukum tumpul ke atas. Kami minta Kasat Reskrim Polres Minsel dan Kanit Tipidter untuk segera bertindak. Jangan hanya diam karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan kerugian negara,” tegas warga.
Masyarakat Minsel mengancam akan melakukan aksi damai dan melaporkan langsung ke Mabes Polri serta Kompolnas jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan tegas.
“Kami butuh bukti, bukan janji. Berantas mafia migas di Minsel sekarang juga!” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi kepada pihak Polres Minsel dan Polda Sulut belum mendapat jawaban resmi.
(Noval).














