Ketua Fraksi PDIP Dan Wakil Ketua DPRD Tapteng Desak Presiden RI Naikkan Status Bencana Sumatera

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPTENG – Kompas1.id
Ketua Fraksi PDIP dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah mendesak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto agar menaikan status bencana menjadi bencana Nasional.

Famoni Gulo, Ketua Fraksi PDIP Tapteng dalam konferensi persnya di Gedung DPC Partai PDIP Tapteng mengungkapkan harapannya agar Presiden RI dan Kepala Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB) meningkatkan status bencana di berbagai wilayah di Indonesia seperti, Jawa, Sumatera Barat, Sumatera Utara dan Aceh menjadi Bencana Nasional.

“Banyak korban jiwa, infrastruktur banyak yang hancur, rumah-rumah penduduk hancur hingga diharapkan ada peningkatan status menjadi bencana Nasional,” ucapnya, Sabtu (6/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam peningkatan status telah diatur dalam undang-ndang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Kepala BNPB Nomor 24 Tahun 2010 tentang Pedoman Penetapan Status dan Tingkat Bencana serta mengatur indikator teknis bencana Nasional.

Baca Juga:  KECELAKAAN LALU LINTAS TAPI TIDAK PUNYA BPJS? INI HAK ANDA YANG WAJIB DIKETAHUI!

Disman Sihombing, Wakil Ketua DPRD Tapteng juga menyampaikan hal yang sama soal peningkatan status Bencana.

“Kepada Presiden RI dengan tegas kita harapkan agar ada peningkatan status bencana menjadi bencana Nasional,” ujarnya.

“Terkhusus Tapteng, dari 20 Kecamatan, 17 Kecamatan mengalami dampak langsung dari Bencana,” timpalnya.

Ia juga menjelaskan dalam penanganan awal bencana ini banyak warga kehilangan tempat tinggal.

“Kita tidak tau nantinya penduduk yang kehilangan rumah diterjang banjir dan longsor akan tinggal dimana,” ungkap Wakil Ketua DPRD Tapteng.

Dengan adanya desakan ini, Presiden RI Prabowo Subianto dapat mengambil keputusan yang tepat, demi percepatan pembangunan Pasca bencana terutama wilayah Kabupaten Tapteng yang paling terparah dan hampir menyeluruh terdampak untuk dapat dipulihkan hingga normal kembali.

Sumber kiriman: (Adit)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Swedia dan Ambisi “Manusia Digital”: Kemudahan Mutlak atau Awal Distopia?
Skandal Jaminan Fidusia: Kala Data Pribadi Menjadi Pelicin Ekspor Ilegal
OJK Pastikan Tak Ada Saham Baru Indonesia Masuk Indeks MSCI, Sejumlah Emiten Berpotensi Keluar
Menjaga Kedaulatan Identitas: Membentengi Diri dari Ancaman Pinjaman Tanpa Izin
Bareskrim Polri Bongkar Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Rp1,9 Miliar Disita
Ketegangan Meningkat di Perbatasan Selatan: Israel Rilis Peringatan Evakuasi bagi Sembilan Desa di Lebanon
Kemendagri Imbau Masyarakat Jangan Sembarangan Serahkan e-KTP Saat Check-In Hotel
Kemanusiaan di Atas Administrasi: Menolak Pasien Gawat Darurat Adalah Tindak Pidana
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 01:14 WIB

Swedia dan Ambisi “Manusia Digital”: Kemudahan Mutlak atau Awal Distopia?

Selasa, 12 Mei 2026 - 02:40 WIB

Skandal Jaminan Fidusia: Kala Data Pribadi Menjadi Pelicin Ekspor Ilegal

Senin, 11 Mei 2026 - 14:07 WIB

OJK Pastikan Tak Ada Saham Baru Indonesia Masuk Indeks MSCI, Sejumlah Emiten Berpotensi Keluar

Senin, 11 Mei 2026 - 01:40 WIB

Menjaga Kedaulatan Identitas: Membentengi Diri dari Ancaman Pinjaman Tanpa Izin

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:39 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk, Rp1,9 Miliar Disita

Berita Terbaru

Berita

Lelang Gagal, Proses Hukum Jangan Dipaksa Berhenti

Jumat, 15 Mei 2026 - 12:07 WIB

Berita

Hampir Sebulan Wafat’ Keluarga Korban Menanti Jawaban

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:54 WIB