Perhiptani Aceh Singkil Gelar MUSDA 2026, Siapkan Kepengurusan Baru yang Visioner

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Aceh Singkil menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) Tahun 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat profesionalisme, solidaritas organisasi, dan meningkatkan peran penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan sektor pertanian serta ketahanan pangan di Kabupaten Aceh Singkil.

‎Mengusung tema “Kita Tingkatkan Profesionalisme dan Jiwa Korsa Penyuluh Pertanian”, kegiatan ini menjadi forum penting bagi seluruh penyuluh pertanian untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyusun program kerja, serta merumuskan langkah-langkah strategis menghadapi berbagai tantangan pembangunan pertanian yang semakin kompleks.

‎MUSDA yang berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan tersebut juga menjadi forum tertinggi organisasi di tingkat kabupaten untuk memilih kepengurusan baru yang akan memimpin DPD Perhiptani Kabupaten Aceh Singkil pada periode berikutnya.

‎Dalam sambutannya, panitia pelaksana menegaskan bahwa penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian yang memiliki peran vital dalam mendampingi petani, meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat pedesaan.

‎”Musyawarah Daerah ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi momentum mempererat kebersamaan, meningkatkan profesionalisme, serta menyatukan langkah seluruh penyuluh pertanian untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan di Kabupaten Aceh Singkil,” ujar panitia pelaksana. Senin (06/07/2026).

‎Selain membahas laporan pertanggungjawaban dan program kerja organisasi, peserta MUSDA juga melakukan evaluasi terhadap berbagai capaian kepengurusan sebelumnya serta menyusun rekomendasi strategis guna memperkuat eksistensi Perhiptani sebagai mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan pertanian daerah.

‎Forum tersebut berlangsung dinamis dengan berbagai masukan, gagasan, dan pandangan konstruktif dari para peserta yang berasal dari seluruh wilayah kerja penyuluh pertanian di Aceh Singkil. Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, di antaranya peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyuluh, penguatan kelembagaan, peningkatan kualitas layanan penyuluhan, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

‎Seluruh peserta diharapkan mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang demokratis, objektif, dan berorientasi pada kemajuan organisasi, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan penyuluhan kepada masyarakat tani.

‎Tema “Kita Tingkatkan Profesionalisme dan Jiwa Korsa Penyuluh Pertanian” menjadi penegasan bahwa keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kompetensi, integritas, kekompakan, dan dedikasi para penyuluh sebagai garda terdepan dalam mendampingi petani menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, transformasi teknologi, hingga upaya mewujudkan swasembada pangan.

‎Pengendalian Inflasi Jadi Prioritas, Bupati Aceh Singkil Ajak Semua Pihak Perkuat Kolaborasi
‎Melalui MUSDA Tahun 2026 ini, DPD Perhiptani Kabupaten Aceh Singkil diharapkan mampu melahirkan kepengurusan yang visioner, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, sehingga organisasi semakin kuat dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian.

Dengan sinergi yang semakin solid antara penyuluh, pemerintah, dan para petani, cita-cita mewujudkan pertanian Aceh Singkil yang modern, produktif, mandiri, dan berdaya saing diyakini akan semakin mudah diwujudkan demi mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Bupati Nanda Indira Dorong Kesadaran Pajak untuk Perkuat Pembangunan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Sangat Memprihatinkan Warga Desa Ladang Bisik Bangun Rumah Samping Pohon Sawit Dalam Kebun PT Nafasindo
Hari ini BMKG Deteksi 70 Titik Panas di Aceh
‎Masyarakat Petani Kebun Sawit Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk Bersubsidi
‎Kejari Aceh Singkil Peringkat I Penilai IKPA Kategori Sedang Triwulan II Tahun 2026 Lingkup KPPN Tapaktuan
Terima Audiensi PWI, Bupati Hamartoni Dorong Kebudayaan Lampung Utara Tampil di Puncak Hari Pers Nasional 2026
Usaha Durian Lokal Terus Berkembang, Pak Andreas Mansur Optimistis Dorong Kemajuan UMKM di Dusun Lubuk Mantuk
Kecelakaan Lalu Lintas Sebabkan Jalan Laswi Padat
Menenun Hijau di Atas Plastik: Kisah Susanto Menyulap Ratusan Galon Bekas Menjadi Sawah Pekarangan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:13 WIB

‎Sangat Memprihatinkan Warga Desa Ladang Bisik Bangun Rumah Samping Pohon Sawit Dalam Kebun PT Nafasindo

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:04 WIB

Hari ini BMKG Deteksi 70 Titik Panas di Aceh

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:12 WIB

‎Masyarakat Petani Kebun Sawit Keluhkan Mahalnya Harga Pupuk Bersubsidi

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:06 WIB

‎Kejari Aceh Singkil Peringkat I Penilai IKPA Kategori Sedang Triwulan II Tahun 2026 Lingkup KPPN Tapaktuan

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:51 WIB

Terima Audiensi PWI, Bupati Hamartoni Dorong Kebudayaan Lampung Utara Tampil di Puncak Hari Pers Nasional 2026

Berita Terbaru

Daerah

Hari ini BMKG Deteksi 70 Titik Panas di Aceh

Rabu, 8 Jul 2026 - 13:04 WIB