‎Diduga Revitalisasi UPTD SPF PAUD Negeri 2 Singkil Bermasalah, Masyarakat Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Proyek revitalisasi di UPTD SPF PAUD Negeri 2 Singkil menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pembangunan. Sejumlah informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa pengelolaan proyek diduga tidak dilakukan sesuai mekanisme yang semestinya, sehingga memunculkan dugaan praktik korupsi dan konflik kepentingan.

‎Salah satu persoalan yang mencuat adalah dugaan bahwa Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) tidak dilibatkan dalam proses pembelian material bangunan. Padahal, panitia tersebut memiliki peran penting dalam mengawasi dan mengelola pelaksanaan pembangunan di lingkungan sekolah.

‎Ketua P2SP, inisial N, saat dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui adanya pembelian bahan bangunan untuk proyek revitalisasi tersebut.

‎”Saya tidak tahu mengenai pembelian bahan bangunan revitalisasi sekolah,” ujarnya.

‎Selain itu, beredar informasi bahwa bendahara kegiatan merupakan anak kandung kepala sekolah, sementara pelaksana lapangan disebut merupakan adik kandung kepala sekolah yang dikabarkan tidak berdomisili di Kabupaten Aceh Singkil. Dugaan keterlibatan anggota keluarga dalam pelaksanaan proyek tersebut memunculkan pertanyaan mengenai penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan potensi konflik kepentingan.

‎Hingga berita ini ditulis, kepala sekolah yang bersangkutan belum memberikan klarifikasi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp belum mendapat tanggapan.

‎Sikap tidak memberikan penjelasan kepada publik justru semakin memunculkan tanda tanya. Dalam proyek yang menggunakan anggaran negara, keterbukaan informasi merupakan bagian dari tanggung jawab kepada masyarakat. Diam bukanlah jawaban atas berbagai dugaan yang berkembang.

‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum, termasuk pihak yang berwenang, segera melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

‎Jika nantinya ditemukan adanya penyimpangan, penyalahgunaan wewenang, atau kerugian negara, masyarakat meminta agar siapa pun yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum tanpa pandang bulu.

‎Sebaliknya, apabila tidak ditemukan pelanggaran, hasil pemeriksaan juga perlu disampaikan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

‎Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Ketua LSM Harimah Kabupaten Bekasi
BHABINKAMTIBMAS DESA MEKARRAHAYU POLSEK MARGAASIH LAKSANAKAN SAMBANG WARGA BINAAN*
Gubernur Dedi Mulyadi Beri “Hukuman” Tak Biasa ke Bupati Purwakarta Usai Polemik Lirik Lagu
Janji Angin Lalu Pengeboran Air Perum Home Land Aermadidi Atas Mangkrak
Pimpinan Umum Media TribrataNusantara, Adi Saputra, SH, Angkat Bicara Terkait Penutupan Akses Jalan Warga di Desa Ciledug
Warga Desa Ketapang 1 Padati Takziah Malam Ketiga, Kenang Almarhum Selamat Bin Muktar
Ojol Nusantara Sampaikan Terima Kasih dan Rasa Kehilangan atas Berakhirnya Masa Jabatan Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho.
Pemilihan BPKam Desa Sebatang Berjalan Sukses dan Damai
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:19 WIB

‎Diduga Revitalisasi UPTD SPF PAUD Negeri 2 Singkil Bermasalah, Masyarakat Desak Aparat Penegak Hukum Turun Tangan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:09 WIB

Ucapan Selamat Ulang Tahun untuk Ketua LSM Harimah Kabupaten Bekasi

Senin, 6 Juli 2026 - 05:20 WIB

BHABINKAMTIBMAS DESA MEKARRAHAYU POLSEK MARGAASIH LAKSANAKAN SAMBANG WARGA BINAAN*

Senin, 6 Juli 2026 - 01:24 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Beri “Hukuman” Tak Biasa ke Bupati Purwakarta Usai Polemik Lirik Lagu

Senin, 6 Juli 2026 - 01:18 WIB

Janji Angin Lalu Pengeboran Air Perum Home Land Aermadidi Atas Mangkrak

Berita Terbaru