Gubernur Dedi Mulyadi Beri “Hukuman” Tak Biasa ke Bupati Purwakarta Usai Polemik Lirik Lagu

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Screenshot

Screenshot

Kompas1.id
BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, memberikan bentuk “hukuman” yang tidak biasa kepada Bupati Purwakarta, Om Zein, menyusul polemik lirik lagu yang sempat menuai kritik luas. Lirik lagu tersebut dinilai banyak pihak merendahkan martabat perempuan.

Dalam pertemuan yang digelar secara tertutup, Om Zein secara terbuka mengakui bahwa lirik lagu yang menjadi sorotan itu terinspirasi dari kisah perjalanan hidupnya saat masih berprofesi sebagai pengusaha. Ia tak menampik bahwa di masa lalu dirinya dikenal memiliki perilaku yang kurang baik, atau sering disebutnya sebagai masa-masa “nakal”. Bahkan ia mengaku pernah menjalani kehidupan yang penuh kesalahan dan sempat memiliki tiga orang istri.

Mendengar pengakuan jujur tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi tidak menjatuhkan sanksi administratif biasa, melainkan meminta Om Zein membuktikan perubahan sikap dan jati dirinya bukan hanya lewat ucapan semata, tetapi melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu bentuk tindakan nyata yang diminta KDM adalah membangun 10 unit rumah layak huni khusus bagi janda muda yang membutuhkan tempat tinggal di wilayah Purwakarta.

Baca Juga:  ‎Eceng Gondok Menyelimuti Alur Sungai Desa Kuta Simboling, Luka Pascabanjir yang Tak Tak Bisa Di Sembunyikan

Tidak hanya sampai di situ, Om Zein juga diperintahkan untuk turut serta membantu membiayai pendidikan anak-anak dari keluarga penerima bantuan tersebut. Langkah ini diharapkan menjadi wujud kepedulian sekaligus bentuk tanggung jawab sosial untuk menebus kesalahan di masa lalu.

KDM menegaskan bahwa setiap orang berhak memperbaiki diri dan menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran berharga. Namun, perubahan tersebut harus dibuktikan lewat tindakan yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi orang lain, bukan sekadar janji atau penjelasan semata.

“Masa lalu itu boleh jadi pelajaran, tapi perubahan harus dibuktikan dengan perbuatan yang benar-benar berguna untuk masyarakat,” tegas Gubernur Dedi Mulyadi.

Langkah ini pun dipandang sebagai cara mendidik sekaligus mengingatkan agar pemimpin senantiasa menjaga tutur kata, perilaku, serta memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan warganya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru