Kompas1.id
JAKARTA, 19 Juni 2026 – Lanskap bisnis kuliner global kembali diguncang perubahan besar. Akibat tekanan bisnis yang berkepanjangan dan ketatnya persaingan pasar, jaringan restoran cepat saji raksasa, Pizza Hut, resmi dijual oleh pemiliknya dengan nilai total mencapai US$2,7 miliar atau setara sekitar Rp48,2 triliun (asumsi kurs Rp17.857 per dolar AS).
Langkah drastis ini diambil setelah Pizza Hut dinilai kalah bersaing selama bertahun-tahun menghadapi perubahan perilaku konsumen serta gempuran kompetitor baru yang lebih adaptif.
Berdasarkan data kesepakatan, penjualan ini dibagi menjadi dua bagian strategis:
Bisnis Global (Luar China): Yum Brands selaku pemilik sah Pizza Hut melepas bisnis global restoran ini kepada perusahaan investasi bernama LongRange Capital dengan nilai kesepakatan US$1,5 miliar atau setara Rp26,77 triliun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bisnis di Wilayah China: Secara terpisah, operasional Pizza Hut di China dijual kepada Yum China dengan nilai transaksi sebesar US$1,2 miliar atau setara Rp21,42 triliun.
Peralihan kepemilikan ini sekaligus menandai akhir dari hubungan jangka panjang selama beberapa dekade antara Pizza Hut dengan Yum Brands. Dengan demikian, Pizza Hut resmi berpisah jalan dari merek saudaranya yang selama ini berada di bawah payung yang sama, yaitu KFC dan Taco Bell.
Keputusan divestasi total ini menjadi sinyal kuat bagi industri f&b global bahwa nama besar dan sejarah panjang tidak lagi menjamin kelangsungan bisnis tanpa adanya inovasi yang agresif dalam memenangkan hati. konsumen modern. BOB HARIAWAN KABIRO KOTA BANDUNG














