Kondisi Rumah Reyot Milik Abdul Padang Warga Desa Kayu Menang Aceh Singkil ‎

- Penulis

Jumat, 1 Mei 2026 - 10:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabupaten Aceh Singkil sudah berusia 27 tahun setelah dimekarkan dari Kabupaten Aceh Selatan, melalui Undang-undang Nomor 14 tahun 1999. Namun di usia lebih dari seperempat abad, masih ada warga yang tinggal gubuk reyot.

‎Warga tersebut adalah Abdul Padang, dan istri, bersama dua buah hatinya, warga Desa Kayu Menang, Kecamatan Kuala Baru, Aceh Singkil. Mereka harus rela menempati gubuk reyot tanpa pernah mendapat sentuhan bantuan dari pemerintah kabupaten.

‎Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Aceh Singkil menyaksikan langsung kondisi gubuk reyot yang dihuni Abdul Padang, bersama istri, dan kedua anaknya.

‎”Gubuk itu kami lihat sudah sangat rapuh, dinding dan atap usang dimakan usia. Di sana-sini tampak bocor, diyakini bila hujan air pasti merembes masuk, serta kerap goyang saat badai tiba-tiba datang,” kata Yudi Sagala, ketua SWI Aceh Singkil,” Jumat, 1 Mei 2026.

‎Menurutnya, pemerintah melalui PUPR atau baitul mal setempat harus turun melihat penderitaan warganya seperti Ahmad Padang, yang jelas-jelas memerlukan perhatian serius.

‎”Kami lihat banyak bantuan rumah selama ini tidak tepat sasaran,” jelasnya.

‎Sementara, Abdul Padang, 35 tahun, mengaku saat hujan turun atap tidak mampu lagi menahan debit air hujan, dinding, dan lantai pun sudah retak.

‎”Apalagi saat angin badai datang kami sangat takut gubuk ini tumbang karena goyah,” jelasnya.

‎”Mata pencaharian saya sehari-hari hanyalah melaut menangkap ikan. Saya ikut dengan orang lain, penghasilan tidak pasti, kadang dapat tangkapan, dan terkadang tidak, pernah satu ekor ikan pun tak dapat, sementara saya harus menghidupi dua anak, dan istri,” ucap Padang.

‎Ia berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil, dapat memperhatikan kondisi keluarganya dengan memberikan bantuan rehab rumah.

‎”Letak rumah kami berdekatan dengan sungai, banjir besar kemarin juga turut menggenangi rumah saya,” katanya penuh harap. (SB)

Baca Juga:  Ops Keselamatan Krakatau 2026: Satlantas Polres Lampung Tengah Perkuat Edukasi Lalu Lintas Bersama Bappeda dan Jasa Raharja

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Tawarkan Hadiah Rp 1,8 Triliun untuk Buru Delapan Pemimpin Kartel Jalisco
SAT RESKRIM POLRES OGAN ILIR UNGKAP KASUS PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI
​KOMUNITAS LFR SIAGA: KAWAL KIRAB DUPLIKAT BENDERA PUSAKA DARI GEDUNG SATE HINGGA PAKUAN.
SEMARAK HUT RI KE-81, ANAK-ANAK PAUD MATLABUNAJAH GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN
MEMAKNAI KEMERDEKAAN DENGAN SENI CALUNG, IBU-IBU KP. KIARA BONGKOK LESTARIKAN BUDAYA SUNDA
Kepala Sekolah SNT Subulussalam Berkomitmen Jadikan Sekolah Pusat Keunggulan Pendidikan
KELUARGA BESAR KANTOR UPP KELAS III OGOAMAS GELAR UPACARA PERINGATAN HUT RI KE-81.
KEPALA KANTOR UPP OGOAMAS NOH RUMONDOR: HUT RI KE- 81, JADI MOMENTUM MENGENANG JASA PAHLAWAN
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:34 WIB

AS Tawarkan Hadiah Rp 1,8 Triliun untuk Buru Delapan Pemimpin Kartel Jalisco

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:30 WIB

SAT RESKRIM POLRES OGAN ILIR UNGKAP KASUS PENYALAHGUNAAN BBM BERSUBSIDI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 03:21 WIB

​KOMUNITAS LFR SIAGA: KAWAL KIRAB DUPLIKAT BENDERA PUSAKA DARI GEDUNG SATE HINGGA PAKUAN.

Selasa, 18 Agustus 2026 - 02:44 WIB

SEMARAK HUT RI KE-81, ANAK-ANAK PAUD MATLABUNAJAH GELAR BERBAGAI PERLOMBAAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 01:42 WIB

Kepala Sekolah SNT Subulussalam Berkomitmen Jadikan Sekolah Pusat Keunggulan Pendidikan

Berita Terbaru