Hujan Lebat Picu Longsor, Jalur Cadas Pangeran Sumedang Lumpuh Total

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Sumedang sejak sore hari kembali memicu bencana di jalur strategis Cadas Pangeran. Pada malam hari, saat intensitas hujan mencapai puncaknya, tebing di sisi jalan mendadak ambruk dan menutup sebagian badan jalan.

Kondisi ini langsung melumpuhkan arus kendaraan yang tengah padat di jalur penghubung vital antara Sumedang dan Bandung tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Material longsor berupa tanah basah, batuan besar, dan pohon tumbang memenuhi tikungan tajam yang menjadi salah satu titik paling rawan di kawasan itu.

Sejumlah pengendara yang sedang melintas terkejut dan terpaksa menghentikan kendaraan mereka hanya beberapa meter dari timbunan longsor.

Dalam foto yang beredar, tampak sebuah truk dan beberapa mobil terhenti tanpa bisa bergerak maju akibat jalan yang tertutup total.

Hujan yang belum mereda membuat situasi semakin genting. Jalan yang licin, jarak pandang terbatas, serta potensi longsor susulan memaksa sebagian pengendara memilih menepi di bahu jalan.

Tidak sedikit pula yang mencari rute alternatif untuk menghindari antrean panjang yang semakin meluas hingga kilometer berikutnya.

BPBD, kepolisian, dan petugas dinas terkait bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penutupan jalur sementara serta pengaturan lalu lintas.

Baca Juga:  KPK Geruduk Rumah Ono Surono di Indramayu, 2 Koper dan 1 Kardus Disita Usai Penggeledahan Ketat!

Alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material longsoran, namun medan curam dan curah hujan tinggi membuat proses evakuasi berjalan lambat.

Hingga saat ini, upaya pembersihan masih berlangsung dan diperkirakan memerlukan waktu cukup lama.

Warga di sekitar lokasi kejadian juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Struktur tebing di sepanjang Cadas Pangeran memang selama ini dikenal rentan longsor, terutama saat curah hujan meningkat.

Pemerintah daerah sudah mengeluarkan peringatan dini terkait titik-titik rawan, namun kondisi cuaca ekstrem malam ini membuat risiko kian meningkat.

Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa, namun dampak kerusakan dan gangguan lalu lintas cukup signifikan.

Banyak kendaraan besar yang tertahan berjam-jam, sementara aktivitas distribusi logistik dan perjalanan antarwilayah terganggu.

Peristiwa ini kembali menegaskan urgensi penanganan serius terhadap kawasan rawan bencana, mulai dari perkuatan tebing, perbaikan drainase, hingga pemasangan sistem deteksi dini.

Dengan prakiraan hujan tinggi dalam beberapa hari ke depan, langkah mitigasi dan kewaspadaan mutlak diperlukan untuk mencegah bencana serupa terulang.

Kaperwil jabar
Ilham pikolo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐑𝐚𝐤𝐨𝐫 𝐓𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤 𝐋𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐇𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐧𝐞𝐯 𝐤𝐞 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐤𝐢𝐥 𝑑𝑖 𝐽𝑎𝑘𝑎𝑟𝑡𝑎
𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐤𝐢𝐥 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 dengan 𝐃𝐢𝐫𝐣𝐞𝐧 𝐏𝐀𝐔𝐃 𝐃𝐢𝐤𝐝𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐍𝐅𝐈 𝑩𝒂𝒉𝒂𝒔 𝑺𝒆𝒌𝒐𝒍𝒂𝒉 𝑵𝒂𝒔𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒆𝒈𝒓𝒂𝒔𝒊, 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘋𝘪𝘴𝘦𝘵𝘶𝘫𝘶𝘪
𝐈𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐋𝐨𝐦𝐛𝐚 𝐌𝐚𝐬𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐫𝐛𝐚 𝐈𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢, 𝑴𝒆𝒏𝒖 𝑼𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑭𝒐𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒄𝒆𝒉 𝑺𝒊𝒏𝒈𝒌𝒊𝒍 𝘓𝘰𝘣𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘱𝘪𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘈𝘴𝘭𝘪 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘉𝘶𝘮𝘪
Supervisi Polda Jateng ke SPKT Polres Pekalongan, Berkas hingga Layanan 110 Dicek
Mendapat Pencemaran Nama Baik di Akun Facebook, Drs. Hi. Kadarsyah Lapor ke Polres Lampung Utara
PJ Kepala Kampung Bukit Alim Resmi Diserahterimakan ke Suardi ST, Masyarakat Sambut Antusias
Bapenda Kabupaten Bandung Gelar Sosialisasi Pendataan Pajak Kendaraan Bermotor untuk Optimalisasi PAD
64 Menerima SK Pensiun Bagi ASN yang Memasuki Batas Usia Pensiun
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 08:50 WIB

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐑𝐚𝐤𝐨𝐫 𝐓𝐢𝐧𝐝𝐚𝐤 𝐋𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐇𝐚𝐬𝐢𝐥 𝐊𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐌𝐨𝐧𝐞𝐯 𝐤𝐞 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐤𝐢𝐥 𝑑𝑖 𝐽𝑎𝑘𝑎𝑟𝑡𝑎

Kamis, 10 September 2026 - 08:42 WIB

𝐁𝐮𝐩𝐚𝐭𝐢 𝐀𝐜𝐞𝐡 𝐒𝐢𝐧𝐠𝐤𝐢𝐥 𝐁𝐞𝐫𝐭𝐞𝐦𝐮 dengan 𝐃𝐢𝐫𝐣𝐞𝐧 𝐏𝐀𝐔𝐃 𝐃𝐢𝐤𝐝𝐚𝐬 𝐝𝐚𝐧 𝐏𝐍𝐅𝐈 𝑩𝒂𝒉𝒂𝒔 𝑺𝒆𝒌𝒐𝒍𝒂𝒉 𝑵𝒂𝒔𝒊𝒐𝒏𝒂𝒍 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒏𝒕𝒆𝒈𝒓𝒂𝒔𝒊, 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘋𝘪𝘴𝘦𝘵𝘶𝘫𝘶𝘪

Kamis, 10 September 2026 - 08:38 WIB

𝐈𝐤𝐮𝐭𝐢 𝐋𝐨𝐦𝐛𝐚 𝐌𝐚𝐬𝐚𝐤 𝐒𝐞𝐫𝐛𝐚 𝐈𝐤𝐚𝐧 𝐓𝐢𝐧𝐠𝐤𝐚𝐭 𝐏𝐫𝐨𝐯𝐢𝐧𝐬𝐢, 𝑴𝒆𝒏𝒖 𝑼𝒕𝒂𝒎𝒂 𝑭𝒐𝒓𝒊𝒌𝒂𝒏 𝑨𝒄𝒆𝒉 𝑺𝒊𝒏𝒈𝒌𝒊𝒍 𝘓𝘰𝘣𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘦𝘱𝘪𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘈𝘴𝘭𝘪 𝘏𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘉𝘶𝘮𝘪

Kamis, 10 September 2026 - 07:33 WIB

Supervisi Polda Jateng ke SPKT Polres Pekalongan, Berkas hingga Layanan 110 Dicek

Kamis, 10 September 2026 - 06:42 WIB

Mendapat Pencemaran Nama Baik di Akun Facebook, Drs. Hi. Kadarsyah Lapor ke Polres Lampung Utara

Berita Terbaru