Menjelang Ramadan, Warga Lampung Ramai-ramai Ziarah ke Pemakaman

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id — Menjelang Bulan Suci Ramadan, tradisi ziarah ke pemakaman kembali ramai dilakukan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Lampung.

Beberapa hari sebelum Ramadan tiba, sejumlah kawasan pemakaman di berbagai kecamatan mulai dipadati warga yang ingin mendoakan sanak keluarga yang telah wafat. Tradisi ini menjadi momen refleksi sekaligus bentuk penghormatan kepada para leluhur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Lampung, arus pengunjung terlihat meningkat sejak sepekan terakhir. Warga datang bersama keluarga dengan membawa bunga segar dan air untuk membersihkan makam. Setelah berziarah dan memanjatkan doa, sebagian keluarga juga menyempatkan diri untuk berbincang dan berkumpul bersama.Suasana di area pemakaman tidak hanya dipenuhi rasa haru, tetapi juga kehangatan kebersamaan antaranggota keluarga. Ziarah menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen mengenang kebaikan orang-orang tercinta yang telah berpulang.

Bagi umat Islam di Lampung, tradisi ziarah menjelang Ramadan memiliki makna yang mendalam. Selain sebagai pengingat akan kematian dan sarana introspeksi diri, ziarah juga menjadi kesempatan untuk membersihkan makam serta mendoakan agar almarhum dan almarhumah mendapatkan ampunan serta tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Baca Juga:  Disdik Aceh Singkil Usulkan 1.483 Siswa Yatim/Piatu Penerima Bantuan Pendidikan Tahun 2026

Banyak keluarga sengaja menjadwalkan ziarah bersama. Mereka berangkat menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Tak jarang, setelah berziarah, keluarga melanjutkan kegiatan dengan makan bersama atau berbelanja kebutuhan untuk menyambut Ramadan.

Sementara itu, Perbaikan fasilitas umum seperti akses jalan dan kebersihan area makam dilakukan guna memberikan kenyamanan serta menjaga ketertiban.

Sejumlah tokoh agama di Lampung juga mengingatkan masyarakat agar menjalankan tradisi ziarah dengan penuh keikhlasan dan sesuai dengan ajaran Islam, tanpa berlebihan.

Tradisi ziarah menjelang Ramadan di Lampung pun terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya religius yang mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kedekatan spiritual kepada Allah SWT. Diharapkan, setiap langkah yang ditempuh dalam kegiatan ini membawa keberkahan dan memperkuat hubungan antaranggota keluarga.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*
‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil
Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai
Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman
Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik
‎Jadwal Dokter Spesialis RSUD 03 Juli ‎Dokter spesialis RSUD Aceh Singkil yang hadir
‎Resah Adanya Karaoke Ilegal Ratusan Ibu Perwiritan Geruduk Lokasi Bersama TIM Gabungan SATPOL PP & WH Aceh Singkil
Desa Landau Badai: Bersatu Mewujudkan Desa yang Maju dan Sejahtera
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:11 WIB

*BUPATI KENDAL HADIRI KHAUL PANGERAN SAMBONG & MERTI DESA SAMBONGSARI DI HUTAN LINDUNG MAHONI*

Sabtu, 4 Juli 2026 - 05:28 WIB

‎Publik Desak Tim Pansus DPRK Aceh Singkil Transparan, Kunjungan ke Sejumlah PT Harus Berbuah Hasil

Sabtu, 4 Juli 2026 - 02:37 WIB

Penambalan Jalan Desa Sendiri Oleh Warga, Bantuan Desa Belum Tercapai

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:35 WIB

Di Mana Nurani Bertetangga? Jalan Ancol Timur XIII Menyempit, Pipa WC Malah Ditutup Pot Tanaman

Sabtu, 4 Juli 2026 - 01:24 WIB

Sorotan Warga: Ego Sektoral di Jalan Ancol Timur XIII, Fasilitas Publik Malah Jadi Tameng Limbah Domestik

Berita Terbaru