Pertengkaran Antrean BBM di AMPS Semitau Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Penyaluran

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SEMITAU, — KOMPAS1.id ||  Suasana antrean pembelian bahan bakar minyak (BBM) di AMPS Semitau, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kamis 24 September 2026, diwarnai ketegangan dan pertengkaran antarpengantri. Peristiwa tersebut menjadi sorotan masyarakat karena memperlihatkan kondisi sulitnya warga mendapatkan BBM.

Keributan yang terjadi di tengah antrean tersebut menunjukkan bahwa persoalan ketersediaan dan penyaluran BBM di wilayah Semitau perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait. Warga yang membutuhkan BBM harus berhadapan dengan antrean dan situasi yang berpotensi memicu perselisihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut juga menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai pengawasan terhadap distribusi BBM, mulai dari ketersediaan, mekanisme penyaluran, hingga pemerataan kepada masyarakat.

Masyarakat meminta pemerintah daerah bersama aparat dan instansi berwenang tidak hanya turun ketika terjadi keributan, tetapi melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap proses distribusi BBM agar penyalurannya berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.“Antrean sampai menimbulkan pertengkaran tentu menjadi perhatian. Pemerintah dan pihak berwenang perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi di lapangan dan memastikan masyarakat mendapatkan BBM secara adil,” demikian inti keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Truk Bermuatan Material Terguling di Jalan Ahmad Yani Cempekak, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

Peristiwa tersebut menjadi alarm bagi pihak berwenang untuk mengevaluasi kondisi penyaluran BBM di Semitau. Jika terjadi kelangkaan, antrean panjang, atau ketidakteraturan distribusi, penyebabnya perlu diperiksa secara objektif berdasarkan data dan kondisi di lapangan.

Masyarakat juga berharap aparat terkait melakukan pengawasan dan pemeriksaan secara transparan, termasuk memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam distribusi maupun praktik yang merugikan konsumen.

Pertengkaran di tengah antrean bukan sekadar persoalan antarwarga. Peristiwa ini perlu menjadi bahan evaluasi serius agar penyaluran BBM benar-benar dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan dan tidak terus memicu keresahan di lapangan.

 

 

KOMPAS1.ID — Media Independen Suara Rakyat

Jurnalis Effendy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Berita Terbaru