
SANGGAU – Sebuah truk pengangkut material curah mengalami kecelakaan tunggal dan terguling di ruas Jalan Ahmad Yani, wilayah Cempekak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, pada Kamis (14/5/2026) siang sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa ini sempat melumpuhkan arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan panjang di jalur penghubung antarwilayah tersebut.
Berdasarkan keterangan warga dan dokumentasi di lokasi, truk tersebut terbalik melintang tepat di badan jalan. Muatan yang dibawa berhamburan dan menutupi sebagian besar permukaan aspal, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat hanya bisa melintas secara bergantian dengan sangat hati-hati. Tak jauh dari lokasi kejadian, terlihat pula sebuah mobil tangki milik Pertamina Patra Niaga yang berhenti untuk sementara waktu. Sejumlah warga dan pengendara yang melintas turut membantu mengamankan lokasi sambil menunggu proses evakuasi dilakukan.
Diduga kuat, kecelakaan ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain kondisi jalan yang relatif sempit, adanya tikungan tajam, serta permukaan jalan yang licin. Selain itu, beban muatan yang berat diperkirakan mengganggu keseimbangan kendaraan, hingga akhirnya membuat truk terguling ke sisi jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Beruntung, dalam insiden ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, pengemudi truk dikabarkan mengalami syok cukup berat pasca kejadian. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material yang tumpah secara bertahap agar arus lalu lintas bisa kembali berjalan normal.
Para pengguna jalan mengaku harus mengantre cukup lama karena akses jalan yang tersedia sangat terbatas. Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada saat melintas di kawasan tersebut, khususnya bagi pengemudi kendaraan bertonase besar yang membawa muatan berat.
Warga sekitar berharap pemerintah dan instansi terkait lebih memperhatikan serta meningkatkan pengawasan terhadap kondisi jalan di wilayah Tayan Hilir, yang kerap dilalui kendaraan besar. Selain itu, pengemudi juga diingatkan untuk selalu berhati-hati, memeriksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat, dan tidak memaksakan diri membawa muatan berlebih demi keselamatan bersama.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama, terutama di jalur perkebunan maupun kawasan perbukitan yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi.
Jurnalis: Daman














