โ

โ๐๐๐๐๐๐๐ kompas1.id
Bupati Aceh Singkil hadiri rapat koordinasi (Rakor) Tindak Lanjut Hasil Kunjungan Monev di Wilayah Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, berlangsung di Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (09/09/2026).
โ
โRakor tersebut digelar guna menindaklanjuti hasil kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Alam di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, ke Kabupaten Aceh Singkil yang diawali Rapat Koordinasi di Oproom Kantor Bupati Aceh Singkil, Selasa 1 September 2026 minggu lalu.
โ
โBahwa, usai Rakor di Aceh Singkil Minggu lalu, Tim Monev bersama Bupati Aceh Singkil bersama jajaran langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi sejumlah infrastruktur yang membutuhkan penanganan serius.
โ
โAdapun peninjauan oleh Tim Monev bersama Bupati langsung turun kelapangan diawali meninjau Abrasi di Pulo Sarok, Kecamatan Singkil. Jembatan putus di hantam banjir di jalan provinsi Aceh di Suka Jaya, Kecamatan Kuala Baru. Tanggul penanganan banjir yang diberi nama tanggul raksasa di Tanah Merah, Kecamatan Gunung Meriah dan Waduk Sianjo-anjo meriah di Gunung Meriah.
โ
โ
Dari hasil kunjungan Tim Monev, ke Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam, sehingga hari ini di Jakarta digelar Rakor dengan agenda Tindak Lanjut Hasil Kunjungan Monev ke Kabupaten Aceh Singkil dan Kota Subulussalam.
โ
โRakor tindak lanjut ini dipimpin langsung oleh Kepala Koordinator Wilayah Aceh II ๐ฉ๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐ต๐ฐ (๐ด๐๐) ๐ซ๐. ๐ฎ๐๐๐๐๐, ๐บ๐ฏ., ๐ด๐ฏ., didampingi Bupati Aceh Singkil, ๐ฏ. ๐บ๐๐๐๐๐๐
๐ ๐ถ๐๐๐, ๐บ๐ฏ dan Walikota Subulussalam, ๐ฏ. ๐ด. ๐น๐๐๐๐๐
๐ฉ๐๐๐๐๐
โ
โHadir dalam rakor, dari Kementerian/Lembaga masing-masing Bappenas RI. Kementerian PU. Kementerian KKP. Kemendagri. Kementan. Kementerian UMKM. Kemenag. Kementerian ATR/BPN. Kemendikdasmen. Walikota Subulussalam. DPRK Subulussalam. Bupati Aceh Singkil.
โ
โKepala Koordinator Wilayah Aceh II ๐ฉ๐๐๐๐๐๐ ๐ป๐ต๐ฐ (๐ด๐๐) ๐ซ๐. ๐ฎ๐๐๐๐๐, ๐บ๐ฏ., ๐ด๐ฏ., menyampaikan bahwa dalam rakor dibahas untuk Subulussalam dan Aceh Singkil sebanyak 12 poin dengan kesimpulan penanganan infrastruktur pascabencana masih memerlukan percepatan.
โ
โโKhususnya pembangunan sodetan atau kanal Oboh dan pengerukan Sungai Rundeng di Kota Subulussalam. Serta, pembangunan 2 jembatan Bailey dan 1 jembatan Armco di Kabupaten Aceh Singkil yang berdampak langsung terhadap akses dan aktivitas ekonomi masyarakat,โ kata Guslin.
โ
โDalam kesimpulan juga, lanjut Guslin, koordinasi dan kepastian anggaran antar-K/L dan Pemerintah Daerah perlu diperkuat.
โ
โโTerutama terkait program rehabilitasi dan rekonstruksi, revitalisasi tanggul, fasilitas pendidikan, serta kebutuhan lahan penampungan sedimen. Beberapa kegiatan masih terkendala keterlambatan informasi anggaran, proses administrasi pertanahan, dan koordinasi pelaksanaan di daerah,โ ujarnya.
โ
โKemudian, lanjut Guslin, pemulihan sektor ekonomi dan sosial masyarakat terdampak masih perlu didorong, terutama pada lahan pertanian dan perkebunan serta UMKM.
โ
โโDari usulan 7.000 UMKM terdampak di Kabupaten Aceh Singkil, baru sekitar 2.700 UMKM yang terealisasi, sementara pendataan UMKM terdampak masih menjadi kendala dalam pelaksanaan program revitalisasi,โ terangnya.
โ
โAdapun tindak lanjut dari rakor ini tadi, tambah Guslin, yang pertama Kementerian/Lembaga terkait bersama Pemerintah Daerah melakukan percepatan koordinasi, verifikasi kebutuhan, dan penyelarasan anggaran untuk penanganan infrastruktur pascabencana.
โ
โโKhususnya pembangunan Kanal Oboh dan pengerukan Sungai Rundeng, pembangunan 2 jembatan Bailey dan 1 jembatan Armco, serta revitalisasi tanggul dan fasilitas publik terdampak,โ ungkapnya .
โ
โTerakhir, terkait Posko PRRP bersama K/L dan Pemerintah Daerah, kata Guslin, melakukan pemantauan dan verifikasi berkala terhadap progres rehabilitasi dan rekonstruksi.
โ
โโTermasuk penyelesaian kendala lahan dan data penerima bantuan, serta percepatan pemulihan sektor ekonomi masyarakat, khususnya pertanian, perkebunan, dan UMKM terdampak,โ jelasnya.
โ
โBupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH menyampaikan adapun pokok-pokok pembahasan dari kabupaten Aceh Singkil yang disampaikan, terkait penanganan percepatan infrastruktur dan fasilitas publik terdampak bencana seperti yang langsung ditinjau oleh Tim Monev minggu lalu.
โ
โโTermasuk pembahasan revitalisasi situs budaya oleh Kementerian Kebudayaan mencakup 2 kegiatan di Kota Subulussalam dan 16 kegiatan di Kabupaten Aceh Singkil. Revitalisasi Makam Syekh Abdurauf Al-Singkili ini diusulkan memperoleh penambahan anggaran dari alokasi awal sebesar Rp25 juta, mengingat situs tersebut merupakan cagar budaya dengan tingkat kerusakan yang cukup berat,โ kata Bupati.
โ
โKemudian, lanjut Bupati, koordinasi anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi di beberapa daerah terdampak bencana masih perlu diperkuat, mengingat belum optimalnya koordinasi antara kementerian/lembaga dan pemerintah daerah terkait alokasi anggaran menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan pembangunan kembali fasilitas yang terdampak bencana.
โ
โโSelanjutnya, penyediaan air baku yang sebelumnya saya sampaikan, lom bahkan kini telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 1.100 KK. Dalam penanganan banjir di Kabupaten Aceh Singkil dan wilayah muara sungai, dan masih diperlukan lahan untuk menampung sedimen hasil pengerukan sungai,โ ujarnya.
โ
โKemudian, permasalahan mendesak di Kabupaten Aceh Singkil adalah belum terbangunnya 2 jembatan Bailey dan 1 jembatan Armco, yang berdampak terhadap mobilitas petani sawit dalam mengangkut hasil panen.
โ
โโJembatan Bailey telah tersedia di Kantor Danramil, namun belum dilakukan pemasangan. Selain itu, revitalisasi Tanggul Tanah Merah masih memerlukan kejelasan anggaran karena Pemerintah Daerah belum memperoleh informasi terkait alokasi anggaran revitalisasi tanggul tersebut,โ terangnya.
โ
โDukungan revitalisasi sarana pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Kabupaten Aceh Singkil sebesar Rp5 miliar untuk 2 sekolah.
โ
โโSebanyak 2 sekolah di Kabupaten Aceh Singkil yang kita usulkan telah memasuki tahap perancangan,โ ungkapnya.
โ
โSelanjutnya, pembahasan terkait revitalisasi UMKM terdampak bencana di aceh singkil belum dapat direalisasikan secara optimal pada tahun 2026
โ
โโDengan total usulan kita UMKM terdampak yang memerlukan revitalisasi mencapai 7.000 UMKM, bahkan kini sudah sebagian realisasi. Mudah-mudahan dengan rakor ini semua dapat di realisasikan,โ tutup Bupati.
โ
โReporter Sabri
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT











