LAMPUNG UTARA — KOMPAS1.id || Pembangunan daerah tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menilai kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan penguatan iman, akhlak, ilmu pengetahuan, serta kepedulian sosial masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Lampung Utara, Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., saat menghadiri kegiatan Abung Barat Bersholawat dalam rangka menyambut Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam di Kecamatan Abung Barat, Rabu (19/8/2026).
Kehadiran Bupati dalam kegiatan keagamaan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut turut menghadirkan Habib Umar bin Muhdor Alhadad, Pimpinan Majelis Persada Al’ Ala.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir, di antaranya Ketua DPRD Lampung Utara M. Yusrizal, S.T., anggota DPRD Arnando Ferdiansyah, Padmi Harja, serta Rendy Apriansyah, S.E., M.M. Hadir pula Wakapolres Lampung Utara Kompol Talen Hapis, S.H., M.H., Dandim 0412/LU yang diwakili Danramil Abung Barat Kapten Sugiono, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta majelis taklim.
Dalam sambutannya, Hamartoni menegaskan bahwa pembangunan manusia merupakan bagian penting dari arah pembangunan Lampung Utara. Menurutnya, masyarakat yang beriman, berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap sesama menjadi fondasi penting bagi terciptanya daerah yang kuat dan bermartabat.
“Lampung Utara yang maju, aman, dan sejahtera tidak cukup hanya dibangun dengan jalan dan gedung. Pembangunan juga harus dibangun dengan iman, ilmu, akhlak, persaudaraan dan gotong royong,” tegas Hamartoni.
Ia menilai momentum Abung Barat Bersholawat tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial keagamaan, tetapi dapat menjadi ruang untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, sekaligus membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Karena itu, Hamartoni mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai energi positif untuk memperkuat kebersamaan dan menjaga persatuan. Ia berharap semangat religius yang tumbuh dari kegiatan tersebut dapat berjalan seiring dengan pembangunan daerah menuju Lampung Utara yang Maju, Aman, dan Sejahtera.











