
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Pemerintah Daerah melalui Baznas menggelar khitanan massal gratis bagi anak-anak dari keluarga masyarakat kurang mampu, Berlangsung di Gedung Moh Toha, Komplek Pemda, Sabtu (25/7/26 ).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak sekaligus bentuk pelayanan sosial yang bermanfaat langsung bagi warga.
Sebanyak 140 peserta khitan massal dari berbagai Kecamatan , disambut antusias oleh masyarakat, Selain membantu meringankan beban keluarga, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan perhatian terhadap tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Baznas Kabupaten Bandung , KH. Yusuf Ali Tantowi, Lc,. M.A, mengatakan kegiatan ini kolaborasi dengan instansi terkait , Ia menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berpihak pada masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan, perlindungan anak, dan pelayanan sosial.
Menurutnya, Khitan merupakan salah satu ajaran penting dalam Islam yang memiliki makna besar bagi seorang muslim. Selain sebagai bentuk ketaatan kepada perintah agama, khitan juga menjadi tanda kesucian, kebersihan, dan kesiapan seorang anak menuju kehidupan yang lebih dewasa.
Yusuf Ali menambahkan bahwa, dalam tradisi umat Islam, khitan bukan hanya acara keluarga, tetapi juga momen penuh doa, harapan, dan rasa syukur.
Sejak dahulu, khitan dipandang sebagai bagian dari fitrah manusia dan salah satu wujud menjaga kebersihan diri. Karena itu, proses khitan dilaksanakan dengan penuh perhatian, kasih sayang, dan penguatan dari keluarga agar anak merasa tenang dan berani menjalani tahapan penting ini.
” Bagi orang tua, khitan menjadi kewajiban dan tanggung jawab untuk membimbing anak tumbuh sesuai ajaran Islam.” Ungkapnya.
Semoga dengan telah dilaksanakannya khitan, anak ini tumbuh menjadi pribadi yang sehat, kuat, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
” Lebih dari itu, semoga ia menjadi anak yang bertakwa, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan bagi kedua orang tua, keluarga, dan lingkungan sekitarnya.” pungkas Yusuf Ali.
Jurnalis : Dhany.














