Kompas1.id *BITUNG* –
*Aliansi Gabungan Ormas dan LSM Kota Bitung* memberikan *apresiasi setinggi-tingginya* kepada *Komisi 1 DPRD Kota Bitung* dibawah komando *Bapak Napsar Badoa* atas kinerja nyata dalam melakukan *kunjungan kerja dan sidak* ke beberapa perusahaan di wilayah Kota Bitung.-Rabu 22 Juli 2026.
Langkah pengawasan ini dinilai sangat penting untuk memastikan setiap perusahaan beroperasi sesuai aturan, taat hukum, dan tidak merugikan masyarakat.
*TEMUAN KRUSIAL: PT MEX GLACIES BELUM BERIZIN*
Namun dari hasil sidak di *PT Mex Glacies, Tanjung Merah* ditemukan fakta yang sangat memprihatinkan.
Perusahaan tersebut *diduga belum mengantongi izin lengkap* untuk beroperasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ini adalah alarm bahaya. Kami dari Aliansi Gabungan *menolak* PT Mex Glacies menjadi *”Futai Jilid 2″* yang di kemudian hari menimbulkan konflik, kerusakan lingkungan, dan mengganggu *kenyamanan serta ketentraman masyarakat Tanjung Merah*.
*5 DESAKAN TEGAS ALIANSI GABUNGAN ORMAS & LSM:*
1. *Tindak Lanjut 7 Hari*: Mendesak *Pemerintah Kota Bitung dan Komisi 1 DPRD* segera menindaklanjuti temuan PT Mex Glacies sesuai aturan.
2. *Hentikan Operasional*: Jika belum berizin, maka *hentikan sementara* seluruh kegiatan operasional perusahaan.
3. *Audit Menyeluruh*: Lakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh perusahaan di kawasan pesisir Tanjung Merah.
4. *Libatkan Masyarakat*: Setiap proses pengawasan harus transparan dan melibatkan unsur Ormas, LSM, dan masyarakat.
5. *Sanksi Tegas*: Cabut izin dan proses hukum jika terbukti melanggar.
*KOMITMEN KAMI*
*Aliansi Gabungan Ormas dan LSM Kota Bitung* berkomitmen untuk *terus mengawal* kasus ini sampai tuntas. Kami juga akan melakukan *investigasi lanjutan* secara independen.
Kami siap menjalin *kerjasama yang baik* dengan Pemerintah Kota Bitung dan *DPRD Bitung* demi terciptanya iklim investasi yang sehat dan berpihak pada rakyat.
*PERINGATAN:*
Jika dalam waktu dekat tidak ada tindakan nyata dan PT Mex Glacies tetap beroperasi, maka *Aliansi Gabungan akan membawa persoalan ini ke ranah hukum*.
Cukup sudah masyarakat Tanjung Merah menjadi korban.”Tegas Aliansi.
(Red).














