Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Selatan Sukabumi, BMKG: Berpusat di Laut dan Tidak Berpotensi Tsunami

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
SUKABUMI – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu (19/7/2026) pukul 15.11.07 WIB. Berdasarkan informasi awal dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di laut, sekitar 83 kilometer di selatan Kabupaten Sukabumi, dengan koordinat 7,73 Lintang Selatan dan 106,53 Bujur Timur, pada kedalaman 23 kilometer.

BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut merupakan gempa tektonik yang terjadi akibat aktivitas sesar atau pergerakan lempeng di zona subduksi selatan Pulau Jawa. Berdasarkan parameter awal, gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat tetap diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG karena parameter gempa dapat diperbarui setelah analisis lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan bangunan akibat gempa tersebut. Aparat pemerintah daerah bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pemantauan dan pendataan di wilayah yang merasakan guncangan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta memastikan kondisi bangunan sebelum kembali masuk ke dalam rumah, serta mewaspadai kemungkinan gempa susulan apabila terjadi.

Gempa bumi di wilayah selatan Jawa Barat merupakan fenomena yang relatif sering terjadi karena kawasan tersebut berada di jalur pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia, yang menjadikan pesisir selatan Pulau Jawa sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas seismik tinggi di Indonesia.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG dan tetap menerapkan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi. Jurnalis Joepin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjemput Asa, Merajut Solidaritas: Refleksi 1 Tahun Perjalanan Lendeng N D’Gank Southland
*BHABINKAMTIBMAS POLSEK MARGAASIH DESA LAGADAR BANTU MEDIASI WARGA YANG TERJERAT UTANG*
Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk Hadirkan Nobar Piala Dunia 2026 sebagai Hiburan Rakyat
Waspada! Ini 15 Titik Rawan Begal Di Bandung Versi Tekad Bara.
Tanggapi Pernyataan Kontroversial, Ketua Umum IWO Indonesia Akan Kirimkan Surat dan Siap Temui Hotman Paris
Pelayanan RS Ar-Royyan Jadi Sorotan
PEMUDA BERDAMPAK DORONG PENGUATAN KETAHANAN PANGAN BANTEN MELALUI POLICY BRIEF “DARI TANAH JAWARA UNTUK INDONESIA RAYA”
Galian Kabel Bawah Tanah di Jalan Utama Cikarang Barat Ganggu Aktivitas Warga dan Picu Kemacetan, Pekerja Tanpa Perlindungan
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:33 WIB

Menjemput Asa, Merajut Solidaritas: Refleksi 1 Tahun Perjalanan Lendeng N D’Gank Southland

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:32 WIB

*BHABINKAMTIBMAS POLSEK MARGAASIH DESA LAGADAR BANTU MEDIASI WARGA YANG TERJERAT UTANG*

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk Hadirkan Nobar Piala Dunia 2026 sebagai Hiburan Rakyat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:39 WIB

Tanggapi Pernyataan Kontroversial, Ketua Umum IWO Indonesia Akan Kirimkan Surat dan Siap Temui Hotman Paris

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:21 WIB

Pelayanan RS Ar-Royyan Jadi Sorotan

Berita Terbaru