KOMPAS1.ID
BEKASI – Pekerjaan penggalian pemasangan kabel bawah tanah di jalan utama Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menimbulkan dampak merugikan bagi masyarakat. Aktivitas warga terganggu parah dan kemacetan panjang tak terelakkan akibat ruas jalan yang menyempit. Selain itu, ditemukan kelalaian dalam standar keselamatan kerja di lokasi proyek tersebut.
Kondisi di lapangan menunjukkan, galian yang terbuka tidak dilengkapi papan peringatan proyek, pembatas keamanan, maupun penerangan yang memadai. Hal ini membahayakan pengendara maupun pejalan kaki, terutama saat melintas di jam sibuk. Tidak hanya itu, para pekerja yang bertugas di sana terlihat bekerja tanpa dilengkapi peralatan keselamatan kerja (APD) yang layak, padahal mereka berhadapan langsung dengan risiko kecelakaan di tengah arus lalu lintas padat.
Warga dan pengguna jalan berharap pihak pelaksana proyek segera memperbaiki manajemen keamanan dan kelancaran lalu lintas. Papan informasi dan peringatan wajib dipasang jelas, serta pelengkapan perlindungan diri bagi pekerja agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian bagi masyarakat luas. Koordinasi dengan instansi terkait juga sangat diperlukan agar pekerjaan berjalan tertib dan tidak mengganggu mobilitas warga Cikarang Barat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
HASBUNAH KORWIL














