Galian Kabel Bawah Tanah di Jalan Utama Cikarang Barat Ganggu Aktivitas Warga dan Picu Kemacetan, Pekerja Tanpa Perlindungan

- Penulis

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
BEKASI – Pekerjaan penggalian pemasangan kabel bawah tanah di jalan utama Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menimbulkan dampak merugikan bagi masyarakat. Aktivitas warga terganggu parah dan kemacetan panjang tak terelakkan akibat ruas jalan yang menyempit. Selain itu, ditemukan kelalaian dalam standar keselamatan kerja di lokasi proyek tersebut.

Kondisi di lapangan menunjukkan, galian yang terbuka tidak dilengkapi papan peringatan proyek, pembatas keamanan, maupun penerangan yang memadai. Hal ini membahayakan pengendara maupun pejalan kaki, terutama saat melintas di jam sibuk. Tidak hanya itu, para pekerja yang bertugas di sana terlihat bekerja tanpa dilengkapi peralatan keselamatan kerja (APD) yang layak, padahal mereka berhadapan langsung dengan risiko kecelakaan di tengah arus lalu lintas padat.

Baca Juga:  Wali Kota Aaf Lantik Pengurus Dekopinda, Tegaskan Komitmen Kembalikan Marwah Koperasi

Warga dan pengguna jalan berharap pihak pelaksana proyek segera memperbaiki manajemen keamanan dan kelancaran lalu lintas. Papan informasi dan peringatan wajib dipasang jelas, serta pelengkapan perlindungan diri bagi pekerja agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian bagi masyarakat luas. Koordinasi dengan instansi terkait juga sangat diperlukan agar pekerjaan berjalan tertib dan tidak mengganggu mobilitas warga Cikarang Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

HASBUNAH KORWIL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menjemput Asa, Merajut Solidaritas: Refleksi 1 Tahun Perjalanan Lendeng N D’Gank Southland
*BHABINKAMTIBMAS POLSEK MARGAASIH DESA LAGADAR BANTU MEDIASI WARGA YANG TERJERAT UTANG*
Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk Hadirkan Nobar Piala Dunia 2026 sebagai Hiburan Rakyat
Waspada! Ini 15 Titik Rawan Begal Di Bandung Versi Tekad Bara.
Tanggapi Pernyataan Kontroversial, Ketua Umum IWO Indonesia Akan Kirimkan Surat dan Siap Temui Hotman Paris
Pelayanan RS Ar-Royyan Jadi Sorotan
PEMUDA BERDAMPAK DORONG PENGUATAN KETAHANAN PANGAN BANTEN MELALUI POLICY BRIEF “DARI TANAH JAWARA UNTUK INDONESIA RAYA”
Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Selatan Sukabumi, BMKG: Berpusat di Laut dan Tidak Berpotensi Tsunami
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:33 WIB

Menjemput Asa, Merajut Solidaritas: Refleksi 1 Tahun Perjalanan Lendeng N D’Gank Southland

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:32 WIB

*BHABINKAMTIBMAS POLSEK MARGAASIH DESA LAGADAR BANTU MEDIASI WARGA YANG TERJERAT UTANG*

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pemerintah Kecamatan Pameungpeuk Hadirkan Nobar Piala Dunia 2026 sebagai Hiburan Rakyat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:39 WIB

Tanggapi Pernyataan Kontroversial, Ketua Umum IWO Indonesia Akan Kirimkan Surat dan Siap Temui Hotman Paris

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:21 WIB

Pelayanan RS Ar-Royyan Jadi Sorotan

Berita Terbaru